Apartemen Sentra Timur Residence Foto: Rumah123/Sentratimur.com
 

Lagi cari properti pertama untuk kamu huni atau properti kedua, ketiga, untuk disewakan? Unit seperti apakah yang kamu cari? Yang lantainya menggunakan granite tile atau homogenous tile berukuran 60x60 cm? Desain bangunannya memaksimalkan sirkulasi udara dam cahaya alami sehingga menjamin efisiensi energi? Jawabannya ada di Menara Sapphire.

Proyek Sentra Timur Residence yang terbaru tersebut mementingkan kualitas hidup bagi penghuninya. Menara Sapphire memiliki 11 pilihan tipe kamar mulai dari tipe 25 studio hingga tipe 62 dengan tiga kamar tidur.

Baca juga: Menilik Potensi Menjanjikan di Sentra Timur SuperBlock

Beda Menara Sapphire daripada menara-menara sebelumnya. Desain fasad atau tampak mukanya lebih modern karena banyak unsur kaca.

“Harga unitnya sendiri  mulai dari harga di bawah Rp400 juta yang tentunya untuk kawasan Sentra Timur masih sangat terjangkau,” kata Project Director, Windoko, pada acara Media Gathering dan buka bersama di Jakarta, Senin (19/6), dalam keterangan tertulisnya.

Lokasi strategis merupakan kelebihan lain dari hunian di Sentra Timur ini. Hanya 300 meter dari pintu tol dan bersebelaham dengan terminal bus modern Pulo Gebang.

Baca juga: Berinvestasi di Sentra Timur Superblok Bakal Tumbuh 6 Kali Lipat, Kok Bisa?

Ada 607 unit apartemen dan merupakan bagian dari 5 tower tahap 2 yang terdiri atas 2.032 unit apartemen dan kios dengan luas bangunan 21.665 meter persegi berlantai 28.

“Unit apartemen ini akan dipasarkan sekitar harga belasan juta per meter persegi,” kata Windoko lagi. Cukup terjangkau bukan? Mengingat hunian di Jakarta yang kini sudah melambung wah!

“Kami yakin produk baru Menara Sapphire ini akan diterima dengan baik oleh konsumen, selain desain menarik, harga juga terjangkau, dan lokasinya strategis,” ujarnya meyakinkan. Dengan harga di bawah Rp1 miliar, pihaknya menyasar kelas menengah.

Baca juga: Terminal Bus Selalu Kumuh? Eits... Jangan Komen Sebelum Lihat Terminal Pulo Gebang

“Profil pembeli kami mayoritas 90% adalah end user dan sisanya investor atau untuk disewakan. Rata rata pembeli kami adalah mayoritas dari Jakarta Timur, Bekasi, dan Jakarta Selatan. Mereka rata-rata adalah karyawan swasta,” katanya lagi.

Sentra Timur Superblok yang merupakan hasil Kerja Sama Operasi (KSO) Perum Perumnas dan PT Bakrie Pangripta Loka ini menargetkan penutupan atap (topping off) pada November 2017 mendatang. Saat ini kontruksi sudah mencapai Lantai 9.

Baca juga: Akses Tol Tanjung Priok Tambah Menguntungkan Penghuni Sentra Timur

“Target kami pada November 2017 sudah mulai topping off dan kami optimistis serah-terima dilakukan pada pertengahan 2019,” kata Windoko.

Menara Sapphire merupakan proyek tahap kedua yang di kembangkan di Sentra Timur Residence dengan investasi Rp200 miliar. Sampai saat ini penjualannya sudah mencapai 65% dan targetnya sampai akhir tahun sudah 100% terjual (sold out).

Soal harga, memang selalu ada kenaikan. “Dari awal sebesar Rp12 jutaan per meter persegi, sekarang sudah mencapai Rp14 juta per meter persegi, dan akhir tahun ini diperkirakan jadi Rp18 juta per meter persegi,” kata Windoko.

 
Bagikan: 1831 kali