Sebagai tempat tinggal, sudah seharusnya rumah harus sesuai standar bangunan yang aman. Euts, tak hanya aman, rumah juga harus sehat lho! Sehat fisik, juga psikologis.

Mau tau apa saja kriteria rumah yang dapat memenuhi kebutuhan psikologi penghuninya? Catat, ya!

Aman dan nyaman bagi seluruh penghuni. Salah satu bentuk nyatanya, tersedia ruang istirahat bagi semua anggota keluarga. Jadi, sebaiknya kamar tidur anak terpisah dari orangtua.

Baca juga: Rumah Minimalis Punya Kolam Renang? Bisa Kok!

Tentu bagi anak-anak berusia di bawah dua tahun masih diperbolehkan tidur bareng orangtuanya. Sementara anak di atas 10 tahun sebaiknya tidak boleh tidur dalam satu kamar. Terlebih anak-anak di atas usia 17 tahun juga seharusnya memiliki kamar tidur sendiri.

Ruang santai dan area makan juga penting. Di tempat ini, anak-anak bisa bersantap sembari berdialog dan bercengkrama langsung dengan orangtuanya.

Untuk pemilihan letak hunian, pilihlah yang berdekatan dengan tetangga yang memiliki tingkat ekonomi relatif sama. Hal ini bertujuan agar tidak menimbulkan permasalahan psikologis, pun kecemburuan sosial.

Baca juga: Bersihin Rumah Tanpa Asisten? Woles Aja, Dong!

Peletakkan kursi dan meja pada ruangan juga sebaiknya tidak menghalangi pergerakan beraktivitas. WC maupun kamar mandi harus berada di dalam rumah, setidaknya satu, dan selalu pelihara kebersihannya.

Jika diperlukan, untuk memperindah pemandangan, perlu ditanami tanaman hias yang tertata dan terawat di halaman rumahmu. JIka kebutuhan psikologis terpenuhi, dijamin kamu tidak mudah stres dan dapat melepas penat di istanamu sendiri. (Vri)

Bagikan:
1325 kali