Foto: Rumah123/Kementerian PUPR Foto: Rumah123/Kementerian PUPR

Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang membuat draft akhir penyusunan master dan development plan. Plan yang dimaksud adalah untuk pengembangan infrastruktur PUPR di empat kawasan perkotaan dan tiga kota baru.

Empat Kawasan Perkotaan tersebut yakni Cirebon, Cilacap, Pontianak, serta Bandar Lampung. Sementara tiga lainnya antara lain Kota Baru Sofifi di Provinsi Maluku Utara, Maja di Banten, dan Bandar Kayangan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketiga kota tersebut merupakan bagian dari 10 kota baru yang akan dibangun pemerintah.

Baca juga: Asyik, Ibukota Portugal Punya Gedung Museum Baru

“Ini sesuai dengan pesan Nawacita dan Amanat RPJMN 2015-2019 yakni pembangunan 10 Kota Baru Publik,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono seperti rilis yang diterima Rumah123.

Sementara Kepala Pusat Pengembangan Kawasan Perkotaan, Agusta Ersada Sinulingga mengatakan, seluruh rencana pembangunan infrastruktur perkotaan harus memegang prinsip Cerdas Berkelanjutan.

“Cerdas untuk mengalokasikan pembangunan secara efektif, efisien, serta dapat menjawab kebutuhan masyarakat dalam era teknologi. Kemudian, berkelanjutan dalam mewujudkan kawasan yang nyaman, layak huni saat ini dan masa yang akan datang,” tuturnya.

Baca juga: Bekasi, Kota Paling Banyak Diminati Kaum Muda untuk Beli Rumah

Tim penanggap dan pakar, Son Diamar menjelaskan, keberhasilan pembangunan kawasan kota baru perlu mendapat dukungan seluruh pihak. “Sebagai contoh Bandar Kayangan, membutuhkan kerja sama dari Kementerian Perhubungan dan Perindustrian untuk dapat mewujudkan pembangunan pelabuhan dan kawasan industri,” ujarnya. (Vri)

Bagikan: 1122 kali