Mesjid Gedhe Kauman di Yogyakarta Dibangun Pada 1773 Saat Masa Pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I (Foto: Rumah123/Mesjidgedhe.or.id)

Bagi yang pernah berwisata ke Keraton Yogyakarta, mungkin pernah mampir ke Masjid Kauman. Masjid terletak tidak jauh dari keraton, letaknya di sebelah barat alun-alun utara.

Masjid Gedhe Kauman berdiri pada 1773 pada masa pemerintahan Sri Sultan Hamengkubowono I. Masjid ini diklaim sebagai masjid tertua di Yogyakarta.

Baca juga: Gunakan Batu Alam, Masjid Ini Seolah Menyatu dengan Lingkungan Padang Pasir

Arsitek masjid ini adalah Kyai Wiryokusumo. Desain masjid ini memang unik karena berupa bangunan Jawa. Sepintas memang mirip bangunan Keraton Yogyakarta.

Atap masjid bersusun tiga. Masjid berdesain terbuka. Ada 36 tiang yang menyangga atap masjid, empat di antaranya merupakan tiang penyangga utama. Tiang yang sudah berusia ratusan tahun ini tanpa sambungan lho.

Baca juga:  Desain Masjid Ini Terinspirasi dari Rumah Nabi Muhammad SAW

Pada tiang ada relief yang mengisahkan masuknya agama di tanah Jawa mulai dari Hindu, Budha, Islam, dan Kristen. Juga ada kaligrafi bertuliskan Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT. Hiasan ini tidak hanya memperindah masjid, tetapi juga sarat makna simbol Islam.

Atap bersusun tiga ini memiliki filosofi hakekat, syariat, dan makrifat. Setiap orang yang ingin mencapai kesempurnaan hidup baik dunia dan akhirat harus melalui tiga tahapan ini.

Baca juga: Banyak Pohon Tumbuh di Dalam Masjid Ini

Masjid Gedhe Kauman ini memiliki luas sekitar 2.500 m2. Ada bagian ruang salat utama dan juga serambi masjid.

Kompleks masjid ini juga mencakup rumah imam masjid, kantor sekretariat, perpustakaan, kamar mandi, halaman, taman pemakaman, dan lainnya.

Bagikan: 537 kali