Foto: Rumah123/iStock

Anak bahagia adalah cita-cita para orangtua, bukan? Termasuk cita-citamu kalau sudah jadi orangtua. Salah satu langkah yang bisa bikin anak bahagia adalah dengan menyediakan kamar bermain yang aman, nyaman, dan menyenangkan buat mereka.

Idealnya, ruang bermain anak memang demikian. Namun, gak gampang lho menciptakan ruang anak dengan kriteria tersebut. Namun, coba simak tips berikut ini yang dikutip dari femina.co.id, siapa tahu membantu kamu dalam upaya membahagiakan si buah hati:

Baca juga: Lima Cara Mendesain Kamar Anak Bebas Alergi

Kesatu, Libatkan Anak  

Ajak anak ikut mendesain kamar bermainnya, agar kamu tahu apa yang diinginkannya. Dengan melibatkannya, anak akan punya hubungan kuat dengan ruangannya itu.

Coba fokus pada satu elemen, semisal seni dan kerajinan. Sisanya kamu bisa menambahkan elemen lain, bisa berupa papan tulis atau lemari penyimpanan.

Baca juga: Mari Buat Ruang Bermain Anak

Kedua, Utamakan Keamanan 

Berapa pun usia anak, keselamatan adalah hal utama. Pilih furnitur, material, dan bahan finishing yang tidak membahayakan anak. Perhatikan peletakan furnitur yang tinggi, semisal lemari maupun rak, agar tidak membahayakan.

Cermati pula tak ada sudut tajam pada permukaan furnitur. Sebaiknya semua furnitur tergolong kid-friendly. The softer, the better. 

Baca juga: Taruh Apa ya di Ruang Bermain Anak? Ah, Ini Jawabannya

Ketiga, Pilih Desain dan Bentuk Furnitur yang Variatif 

Pilih jenis meja dan kursi yang tahan lama, sehingga dapat digunakan seiring tumbuh kembang anak. Kombinasikan dengan furnitur lembut semisal bean bag sebagai tempat duduk santai saat anak membaca buku ataupun menonton TV.

Pilih bahan furnitur yang mudah dicuci. Juga jangan lupa memilih furnitur yang mudah dipindahkan agar mudah saat ingin mendekorasi ulang.

Baca juga: Gini Cara Buat Si Kecil Betah Bermain di Rumah

Keempat, Sistem Penyimpanan yang Bervariasi 

Storage yang memadai sangat dibutuhkan sebagai tempat penyimpanan. Bisa berupa lemari kabinet, rak, boks, atau keranjang. Buatlah variasi tempat penyimpanan, baik yang terbuka maupun tertutup.

Storage  untuk meletakkan barang-barang kecil, sementara rak penyimpanan terbuka bisa untuk menata mainan. Miliki rak penyimpanan yang rendah agar mudah dijangkau anak.

Sediakan pula bagian untuk memajang hasil karya seni anak, sebagai bagian dari dekorasi ruangan. Anak pun bakal bangga kalau hasil karyanya dipajang.

Buat label pada tempat penyimpanan untuk memudahkan menyimpan maupun mencari barang yang dibutuhkan. Juga langkah ini akan membantu anak belajar meletakkan barang pada tempatnya setelah digunakan.

Baca juga: Yuk, Bikin Area Bermain Anak dengan Memasang Jaring Suspensi

Kelima, Warna dan Tema

Tidak perlu terlalu spesifik terhadap warna dan tema, karena selera anak cepat berubah seiring perkembangan usia. Berikan warna-warna netral pada ruangan untuk menghindari kebosanan.

Jika kamu ingin memberikan warna yang lebih berani dan cerah, misalnya pada dinding, sebaiknya aplikasikan warna kontras hanya pada satu bidang dinding saja sebagai aksen.

Padu-padankan berbagai tekstur dan warna, baik dari furnitur, cat, maupun elemen dekorasi lainnya pada ruangan bermain.

Keenam, Sarana untuk Berkreativitas 

Untuk merangsang kreativitas anak, sebaiknya sediakan satu dinding tempat mereka bisa menampilkan hasil karya ataupun hanya sekadar untuk mencorat-coret. Bisa berupa papan tulis agar mudah dibersihkan.

 
Bagikan:
1953 kali