Presiden Joko Widodo meninjau progres pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu. Didampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Jakarta, Senin (7/11). Foto: Rumah123/Kementerian PUPR Presiden Joko Widodo meninjau progres pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) didampingi Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Jakarta, Senin (7/11). Foto: Rumah123/Kementerian PUPR

Ruas Jalan Tol Jakasampurna-Universitas Borobudur sepanjang 8 kilometer bakal beroperasi pada Maret 2017. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

"22 tahun tertahan pengerjaannya, kemudian dimulai lagi. Januari 2015 kami kebut. Ini panjangnya 11 kilometer, kanan sampai kiri berarti 22 kilometer. Akan kami selesaikan nanti akhir 2017. Tapi, mungkin Maret yang 8 kilometer bisa dipakai dulu," ucap Presiden Joko Widodo ketika meninjau jalan tol tersebut, Senin (7/11), seperti dikutip dari siaran pers Kementerian PUPR.

Baca juga: 2018, dari Balikpapan Bisa Langsung Cus ke Samarinda!

Presiden mengatakan, tentunya pembangunan tol tersebut akan sangat mengurangi kemacetan. Oleh sebab itu, setelah mangkrak beberapa waktu lalu, pemerintah melanjutkan kembali dan dilakukan penyesuaian desain. Nantinya jalan tol ini akan disambungkan dengan Tol JORR.

"Saya ingin pastikan yang 8 kilometer dulu karena penting sekali. Kemacetan di sini sudah terlalu parah. Ini nanti ditembuskan  dengan JORR, memang plan dulunya tidak. Pembebasan lahan tidak ada masalah, karena pembebasan lahan saat ini dengan adanya dana talangan jadi cepat banget, sangat cepat," katanya lagi.

Baca juga: 2018, dari Balikpapan Bisa Langsung Cus ke Samarinda!

Sementara, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, saat mendampingi peninjauan mengatakan, progres pembangunan Jalan Tol Becakayu Seksi I mencapai 78 persen.

"Untuk sisanya dari Universitas Borobudur sampai Pasar Gembrong sepanjang 3 kilometer akan diselesaikan pada akhir 2017," katanya.

Baca juga: Dana Pensiun Boleh Dong Biayai Jalan Tol

Selama menjadi investor, PT Kresna Kusuma Dyandra Marga memiliki hak konsesi Jalan Tol Becakayu. Tol Becakayu memiliki total panjang 21,04 km, terdiri atas dua seksi. Seksi I (Kasablanka-Jaka Sampurna) dan Seksi II (Jaka Sampurna-Duren Jaya).

Seksi I memiliki panjang 11 km dan seksi II 10,04 km. Untuk pembangunan Seksi I, biaya pembangunannya membutuhkan anggaran Rp5,7 triliun yang dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita Karya.  (Wit)

Bagikan: 1235 kali