taman belakang rumah- rumah123.com Taman Belakang Rumah Bisa Dimanfaatkan Untuk Tempat Anak Beraktivitias Seperti Bermain, Berkumpul, Berolahraga, Hingga Memelihara Hewan (Foto: Rumah123/Getty Images)

Waktunya memanfaatkan taman belakang rumah menjadi tempat bermain anak. Yuk, ajak anak-anak untuk beraktivitas di luar ruangan.

Saat ini, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain gamai (gadget). Anak kamu pasti salah satunya.

Mereka bisa betah untuk bermain game online seperti Mobile Legend, PUBG, dan lainnya. Jangan sampai mereka menjadi “generasi yang terus menunduk” untuk melihat layar smartphone atau tablet.

Baca juga: 5 Langkah Mudah untuk Memiliki Taman Bunga Mawar

Untuk mengalihkan perhatian anak-anak dari gawai sebenarnya mudah. Kamu dan pasangan harus memberikan contoh terlebih dulu. Salah satunya dengan tidak menggunakan smartphone saat berada di rumah mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB (Waktu Indonesia Barat).

Kamu dan pasangan harus menerapkan peraturan serupa kepada putra putri. Setelah itu, kamu harus menyiapkan fasilitas untuk putra putri beraktivitas di luar rumah.

Kamu bisa mengubah taman belakang rumah untuk menjadi tempat anak-anak beraktivitas. Tetapi, tentunya harus mempertimbangkan usia anak-anak. Kebutuhan anak yang masih balita sudah pasti berbeda dengan anak yang beranjak remaja.

Baca juga: 4 Cara Membuat Desain Kamar Tidur Anak Jadi Fungsional

Sebagai orang tua tentunya kamu khawatir jika anak-anak bermain di luar rumah, apalagi jika rumah kamu tidak berada di kompleks perumahan. Lebih baik kamu mengubah taman belakang rumah.

Selain itu, kamu juga bisa mengawasi pergaulan anak terutama yang sudah beranjak remaja dengan menyediakan tempat untuk berkumpul.

1. Tempat Bermain

Kalau anak-anak kamu masih kecil, kamu bisa mengubah taman belakang rumah menjadi tempat bermain. Kamu bisa menempatkan ayunan atau arena bermain lainnya.

Namun, kalau ruangnya terlalu sempit atau memang dana sangat terbatas, kamu bisa mengosongkan. Anak bisa bebas membawa mainan seperti boneka, mobil, kereta, pesawat, atau apa saja ke area ini.

Jangan lupa untuk membuatnya menjadi area semi outdoor. Anak bisa berkreasi bermain bersama teman-teman di area ini.

2. Tempat Olah Raga

Tempatkan rumput agar anak-anak bisa berolahraga dengan santai di sini. Bermain futsal atau bola voli dalam skala kecil masih bisa dilakukan.

Kalau putra putri kamu masih kecil, mereka senang bisa bermain, berlari, dan melakukan aktivitas lainnya di taman belakang rumah.

Kamu dan pasangan serta anak-anak bisa memanfaatkannya sesekali untuk berolahraga bersama. Saatnya untuk mempererat hubungan antar anggota keluarga.

3. Tempat Berkumpul

Jika putra putri kamu sudah beranjak dewasa, coba bikin area semi outdoor. Ada bangku, kursi, bean bag, dan lainnya di area ini. Jadikan area ini sebagai tempat berkumpul anak dengan teman-teman, tetangga, atau sepupu.

Biasanya kalau tempat berkumpulnya asyik, anak-anak akan terus berada di sini. Jangan lupa untuk memasang wifi, kipas angin, dan juga mempercantik kawasan sekitar.

Kalau anak-anak suka berkumpul di rumah bersama teman-teman, kamu bisa mengenal mereka semua. Selain itu, kamu bisa mengawasi pergaulan mereka.

4. Tempat Memelihara Hewan

Kalau kamu hobi memelihara hewan seperti kucing, kelinci, hamster, ikan, burung, dan lainnya, ubah saja taman belakang rumah menjadi tempat memelihara hewan.

Kamu bisa mengajak anak-anak untuk aktif terlibat dalam memelihara hewan. Biasanya anak-anak suka untuk berinteraksi dengan kucing, kelinci, dan hamster.

Jangan lupa untuk memiliki kandang, peralatan kebersihan, tempat makan, tempat buang air, dan lainnya. Semua ini harus ada untuk menjaga kebersihan taman belakang rumah.

Baca juga: Tips Desain: Ingat Ya, Jangan Lagi Cat Kamar Anak dengan Warna Monokrom

Bagikan: 746 kali