lrt jakarta- rumah123.com Ilustrasi LRT. LRT Jakarta Akan Segera Beroperasi Secara Komersial Mulai 1 Desember 2019. Harga Tiket Per Penumpang untuk Sekali Perjalanan Adalah Rp5.000 (Foto: Rumah123/Getty Images)

LRT Jakarta akan resmi beroperasi secara komersial mulai 1 Desember 2019. Tarif per penumpang adalah Rp5.000 untuk sekali perjalanan.

Setelah dinanti cukup lama, LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jakarta akhirnya akan beroperasi secara komersial. Sebelumnya, kereta layang ini hanya diuji coba.

LRT Jakarta bakal beroperasi secara berbayar mulai 1 Desember 2019. Tarifnya adalah Rp5.000 per penumpang untuk sekali perjalanan.

Baca juga: Transjakarta Operasikan Rute Baru 10 F, Terkoneksi dengan LRT Jakarta

“Mulai 1 Desember 2019, LRT resmi dikomersilkan dengan tarif Rp 5.000 per sekali perjalanan flat,” ujar Direktur Utama PT LRT Jakarta Wijanarko seperti dikutip oleh laman berita online CNNIndonesia.com.

Kereta layang ini sempat diuji cobakan mulai 11 Juni 2019. Masyarakat bisa mencoba naik LRT Jakarta tanpa harus membayar.

LRT Jakarta Baru Memiliki Satu Rute dan Mempunyai Enam Stasiun

LRT Jakarta ini melayani rute Pegangsaan Dua-Velodrome Rawamangun. Pegangsaan Dua berada di Jakarta Utara, sedangkan Velodrome Rawamangun berada di Jakarta Timur.

Rute ini mempunyai enam stasiun. Stasiun tersebut adalah Pegangsaan Dua, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome. Pengangsaan Dua menjadi stasiun terbesar sekaligus depo LRT Jakarta.

Wijanarko berharap LRT Jakarta bisa menjadi moda transportasi yang memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Operator sudah menyiapkan fasilitas parkir sepeda di stasiun LRT Jakarta.

Baca juga: Penumpang LRT Jakarta Sudah Bisa Naik dan Turun di Stasiun Pegangsaan Dua

Sebenarnya, LRT Jakarta ini diharapkan bisa beroperasi pada Agustus 2018. Rencananya, LRT Jakarta beroperasi untuk mendukung penyelenggaraan pesta olahraga Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Namun, hanya LRT Palembang di Sumatera Selatan yang telah beroperasi. LRT Palembang ini menjadi LRT pertama di Indonesia. Kereta layang ini telah mengangkut lebih dari tiga juta orang.

Padahal pembangunan LRT Jakarta sudah dimulai sejak Juni 2016. Tetapi, kereta ringan ini urung beroperasi dalam waktu yang cukup lama. Rute ini mempunyai panjang 5,8 kilometer.

Rencana Pengembangan LRT Jakarta

LRT baru memiliki satu rute. Rencananya, LRT akan memiliki dua rute tambahan yaitu Velodrome-Manggarai dan Velodrome-Jakarta International Stadium.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang sedang membangun Jakarta International Stadium. Stadion berkelas internasional ini berada di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Sebenarnya, ada beberapa rencana rute pengembangan. Namun, dua rute di atas yang lebih sering dibicarakan.

Baca juga: LRT Jakarta Resmi Terintegrasi dengan Transjakarta Koridor 4

LRT Jakarta ini telah terkoneksi dengan transportasi umum lainnya. Kereta ringan ini terkoneksi dengan Jak Lingko pada beberapa stasiun. Selain itu, kereta layang ini juga terhubung dengan Transjakarta untuk koridor Dukuh Atas-Pulogadung di Halte Pemuda Rawamangun.

Sebenarnya, Jakarta juga mempunyai LRT lainnya yaitu LRT Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi). LRT ini mempunyai tiga lintas yaitu Dukuh Atas-Kuningan-Cawang, Bekasi Timur-Cawang, dan Cibubur Cawang.

LRT Jabodebek ini akan beroperasi pada 2021 mendatang. LRT Jabodebek ini berencana untuk memperpanjang rute hingga ke Bogor yaitu rute Cibubur-Bogor. Bahkan, ada wacana menjadikan Terminal Baranangsiang di Bogor sebagai stasiun terakhir.

Baca juga: LRT Jakarta Terhubung dengan Rute Jak Lingko, Di Stasiun Mana Saja Ya?

Bagikan: 2030 kali