lrt jabodebek- rumah123.com Kereta LRT Jabodebek. Pemerintah Berencana Membangun LRT Jabodebek Fase II. Rute Mencakup Cibubur-Sentul-Bogor. Biaya Pembangunan Mencapai Rp12 Triliun (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pembangunan LRT Jabodebek akan mencapai Bogor. Proyek tahap II ini akan menelan biaya hingga Rp12 triliun. Yuk, siap-siap cari rumah di Sentul dan Bogor.

Pemerintah terus mengembangkan jalur LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi). LRT Jabodebek tahap II akan segera dibangun.

LRT Jabodebek tahap II ini akan memiliki rute sepanjang 25 kilometer. Rute tahap II ini akan menghubungkan sejumlah kawasan di Jawa Barat yaitu Cibubur, Sentul, hingga Bogor.

Baca juga: LRT Jabodebek Miliki Jembatan Lengkung Terpanjang

Laman berita online CNBCIndonesia.com mengutip pernyataan Direktur Utama PT Adhi Karya Persero Budi Harto bahwa jalur Cibubur-Bogor dalam proses desain. Pihaknya menanti instruksi pemerintah kapan bisa memulai pembangunan.

Budi melanjutkan total investasi LRT Jabodebek tahap II ini sekitar Rp12 triliun. Pembangunannya direncanakan selesai dalam tiga tahun.

Skema pembiayaan pembangunan kereta layang ini belum ditentukan. Pembiayaan bisa berasal dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), BUMN (Badan Usaha Milik Negara), atau kombinasi keduanya.

LRT Jabodebek Tahap II Dibangun Tidak Melayang

Rencananya, LRT Jabodebek tahap II ini tidak dibangun secara melayang. Pembangunannya langsung berada di permukaan tanah.

Hal ini berbeda dengan LRT Jabodebek tahap I dan juga LRT Jakarta. Seluruhnya dibangun secara melayang (elevated). Begitu juga dengan LRT Palembang yang merupakan kereta layang pertama di Indonesia.

Situs berita online Republika.co.id melansir pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kalau studi untuk LRT Jabodebek tahap II sedang dilakukan. Luhut menyatakan proyek ini akan berlangsung lebih cepat lantaran tidak dibangun melayang.

Baca juga: Dapat Subsidi 50 Persen, Tarif LRT Jabodebek Lintas Cibubur-Dukuh Atas Rp12 Ribu

Hal ini diungkapkan oleh Luhut usai melakukan pengecoran terakhir jembatan lengkung bentang panjang LRT Jabodebek lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas. Jembatan ini menorehkan rekor lantaran memiliki panjang 148 meter.

Meski tahap II akan dibangun di permukaan tanah, namun masalah pembebasan lahan bisa menjadi kendala. Luhut menyatakan pembebasan lahan menjadi kendala dalam pembangunan LRT selama dua tahun terakhir.

LRT Jabodebek lintas Cawang-Bekasi Timur mengalami kendala pembebasan lahan. Kawasan yang menjadi depo kereta belum bisa dibebaskan secepatnya.

LRT Jabodebek Tahap I Ditargetkan Beroperasi Pada 2021

Kompas.com menyitir perkembangan pembangunan LRT Jabodebek fase I pada 1 November 2019 yang telah mencapai 67,3 persen. Ini merupakan persentase keseluruhan untuk tiga lintas.

Rincian perkembangan pembangunan lintas Cawang-Cibubur telah mencapai 86,2 persen. Lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sudah mencapai 58,3 persen. Sementara untuk lintas Cawang-Bekasi Timur mencapai 60,5 persen.

Lintas Cawang-Dukuh Atas menghubungkan Cawang-Ciliwung-Cikoko-Kuningan-Rasuna Said-Karet Kuningan-Setiabudi-Dukuh Atas. Lintas Cawang-Bekasi Timur menghubungkan Cawang-Halim-Jati Bening Baru-Cikunir-Cikunir 2- Bekasi Barat-Jatimulya. Sedangkan Lintas Cawang-Cibubur menghubungkan Cawang-Taman Mini Indonesia Indah-Kampung Rambutan-Ciracas-Kampung Rambutan.

Baca juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terkoneksi dengan LRT Jabodebek, Transjakarta, dan LRT Bandung

PT KAI dan Adhi Karya sudah melakukan uji coba kereta layang untuk lintas Cawang-Cibubur. Kereta layang diproduksi di dalam negeri oleh PT INKA, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memproduksi kereta. LRT Jabodebek fase I ini direncanakan beroperasi pada 2021 mendatang.

Buat kamu yang berencana mencari rumah atau berinvestasi properti, yuk mulai cari hunian di kawasan Sentul dan Bogor. Saat LRT Jabodebek mulai beroperasi, harga properti akan semakin naik lho.

Bagikan: 1174 kali