lrt jabodebek cibubur cawang- rumah123.com Ilustrasi LRT. Kementerian Perhubungan Akan Menguji Coba LRT Jabodebek untuk Rute Cibubur-Cawang Mulai 18 Oktober Hingga 18 November 2019 (Foto: Rumah123/Getty Images)

LRT Jabodebek rute Cibubur-Cawang akan segera menjalani uji coba pada Oktober hingga November 2019. LRT Jabodebek dijadwalkan beroperasi pada November 2021.

Kereta layang LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi) telah didatangkan. Rencananya, kereta layang ini akan menjalani uji coba.

Situs berita online Detik.com menyitir pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahwa uji coba bakal dilaksanakan selama satu bulan. Uji coba dilakukan pada 18 Oktober hingga 18 November 2019.

Baca juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Terkoneksi dengan LRT Jabodebek, Transjakarta, dan LRT Bandung

Rute LRT Jabodebek yang akan melakukan uji coba hanya rute Cibubur-Cawang. Perkembangan pembangunannya sudah lebih manju dibandingkan rute lain. Sementara rute Bekasi Timur-Cawang dan Dukuh Atas-Cawang, progresnya masih tertinggal.

“Ini yang tahap pertama satu bulan dulu, bertahap lah kan ada 31 train set yang akan datang. Tanggal 18 (Oktober) sampai 18 November ini tahap pertama,” ujar Budi.

Budi menyatakan uji coba dilaksanakan untuk masing-masing kereta layang. Untuk menguji coba seluruh rangkaian kereta, Kementerian Perhubungan membutuhkan waktu satu tahun.

LRT Jabodebek Jalani Uji Coba Seperti LRT Palembang

Menteri Perhubungan melanjutkan semua kereta akan di uji coba. Pihaknya akan melakukan secara detail. Kereta layang memang sudah diuji coba di pabriknya, namun uji coba di jalur LRT tentunya berbeda.

“Pengalaman kita di Palembang itu uji coba setahun, waktu itu lebih awal operasinya. Nanti sebulan sekali akan ada pengiriman keretanya,” kata Budi.

LRT Palembang menjadi LRT pertama yang beroperasi di Indonesia. LRT ini menghubungkan sejumlah tempat di ibu kota provinsi Sumatera Selatan, Palembang termasuk bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dan kompleks olahraga Jakabaring.

PT INKA Memproduksi Kereta LRT Jabodebek

LRT Jabodebek akan menggunakan kereta layang yang diproduksi oleh PT INKA (Industri Kereta Api). Perusahaan ini merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Kereta layang ini diklaim canggih karena bisa dioperasikan tanpa masinis.

Perusahaan ini bermula sejak zaman pemerintahan Hindia Belanda pada 1882. Lantas berubah nama menjadi PT INKA pada 1981.

PT INKA berkantor pusat di Madiun, Jawa Timur. Perusahaan ini tidak hanya membuat gerbong kereta untuk keperluan dalam negeri, namun juga sudah mengekspornya ke beberapa negara seperti Malaysia, Thailand, Filipina, dan juga Bangladesh.

LRT Jabodebek Dijadwalkan Beroperasi Pada November 2021

Menteri Perhubungan juga menyatakan kalau LRT Jabodebek rute Cibubur-Cawang tidak akan beroperasi terlebih dahulu. Perkembangan pembangunan rute ini memang paling cepat dibandingkan dua rute lainnya.

Budi menyatakan LRT Jabodebek akan dilaksanakan serentak pada November 2021. Pembangunan sarana diselesaikan terlerbih dahulu, lantas seluruh rute dioperasikan bersamaan.

Kalau LRT Jabodebek beroperasi hanya satu rute saja, dikhawatirkan jumlah penumpang tidak banyak. Namun, jika telah menghubungkan kawasan sub urban seperti Cibubur dan Bekasi Timur hingga ke pusat kota yaitu Dukuh Atas, maka jumlah penumpang bisa banyak.

Selain itu, pemerintah juga bisa menghitung berapa jumlah subsidinya dengan mudah. Laman berita online Kompas.com melansir bahwa subsidi tiket akan mencapai 50 persen.

Baca juga: Terminal Baranangsiang Akan Direvitalisasi dan Dijadikan Stasiun Akhir LRT Jabodebek

Bagikan: 1491 kali