lrt jabodebek-rumah123.com Ilustrasi LRT. Menteri BUMN Menyatakan LRT Jabodebek Rute Cawang-Cibubur Akan Melakukan Uji Coba dalam Waktu Dekat (Foto: Rumah123/Getty Images)

LRT Jabodebek akan menjalani uji coba dalam waktu dekat. Rute yang akan diuji coba adalah Cawang-Cibubur. Pembangunan rute ini sudah mencapai 90 persen.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi) akan menjalani masa uji coba dalam waktu dekat. Hal ini diungkapkan Rini pada Selasa, 1 Oktober 2019.

Rini menyatakan hal ini saat mencoba transaksi pembayaran KRL (Kereta Rel Listrik) Commuter Line dengan menggunakan pembayaran elektronik LinkAja. LinkAja merupakan pembayaran digital kolaborasi sejumlah BUMN.

Baca juga: Penumpang LRT Jakarta Sudah Bisa Naik dan Turun di Stasiun Pegangsaan Dua

Situs berita CNBCIndonesia.com mengutip pernyataan Menteri BUMN bahwa LRT Jabodebek rute Cawang-Cibubur akan diuji coba menggunakan rangkaian kereta hasil produksi PT INKA, BUMN yang memproduksi kereta api.

Kalau tahap uji coba telah selesai, LRT Jabodebek dapat beroperasi secara komersial. Tetapi, Rini tidak memberikan secara detal waktu uji coba.

Rini melanjutkan terkait operasi secara komersial, izin terkait dengan Kementerian Perhubungan. Setelah uji coba, operator bisa mengurus sertifikat layak fungsi.

Uji Coba LRT Jabodebek Versi Kementerian Perhubungan

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan LRT Jabodebek rute Cawang-Cibubur harus tertunda operasionalnya. Kereta layang ini semestinya dapat beroperasi pada Oktober 2019.

Budi menyatakan LRT Jabobedek rute Cawang-Cibubur baru dapat beroperasi ada 2021. Rute ini sebenarnya bisa beroperasi kalau dilihat dari segi teknis.

Proses pembangunan LRT Jabodebek rute Cawang-Cibubur telah mencapai lebih dari 90 persen. Kementerian Perhubungan telah meminta masukan konsultan.

Baca juga: LRT Palembang Akan Percepat Waktu Tempuh, Dari 60 Menit Jadi 47 Menit

Rute ini diperkirakan memiliki jumlah penumpang sedikit. Hal ini terkait dengan subsidi yang akan diberikan oleh pemerintah.

Menteri Perhubungan berharap LRT Jabodebek rute Cawang-Dukuh Atas yang beroperasi terlebih dahulu. Sementara Menteri BUMN ingin LRT Jabodebek rute Cawang-Cibubur yang bisa beroperasi lebih dulu.

LRT Jabodebek Memiliki Tiga Rute

LRT Jabodebek mempunyai tiga rute yaitu Cawang-Cibubur, Cawang-Bekasi Timur, dan Cawang-Dukuh Atas. Cawang menjadi stasiun transit.

Rute Cawang-Cibubur memiliki rute sepanjang 14,5 kilometer. Rute ini mempunyai empat stasiun yaitu Taman Mini Indonesia Indah, Kampung Rambutan, Ciracas, dan Harjamukti Cibubur.

Rute Cawang-Bekasi Timur mempunyai rute sepanjang 18,5 kilometer. Rute ini memiliki tujuh stasiun, lima di antaranya yaitu Jatibening, Cikunir 1, Cikunir 2, Bekasi Barat, dan Bekasi Timur.

Baca juga: LRT Akan Dibangun di Surabaya, 3 Investor Asing Tertarik Membangun

Terakhir, Rute Cawang-Dukuh Atas memiliki rute sepanjang 11,5 kilometer. Rute ini mempunyai tujuh stasiun, enam di antaranya adalah BNN, Ciliwung, Cikoko, Pancoran, Kuningan, Rasuna Said, Setiabudi, dan Dukuh Atas.

Sebenarnya, Jakarta telah memiliki LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Velodrome Rawamangun. Namun, LRT Jakarta belum beroperasi secara komersial. LRT Jakarta baru menyelesaikan depo sekaligus stasiun terbesar yaitu Pegangsaan Dua.

LRT yang telah beroperasi adalah LRT Palembang di Sumatera Selatan. LRT Palembang ini beroperasi bersamaan penyelenggaraan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.

Baca juga: Bogor, Dari Kota Angkot Menuju Kota LRT dan Trem

Bagikan: 1830 kali