lrt surabaya- rumah123.com Pemerintah Provinsi Jawa Timur Berencana Untuk Membangun Jaringan Transportasi Massal LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu ) di Surabaya. LRT Dinilai Lebih Murah Dibandingkan Membangun MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu) (Foto: Rumah123/Getty Images)

LRT akan hadir di ibu kota Jawa Timur, Surabaya. Tiga investor asing tertarik untuk membangun kereta layang di kota terbesar kedua di Indonesia ini.

Transportasi massal akan segera hadir di Jawa Timur. LRT (Light Rail Transit/Lintas Rel Terpadu) akan dibangun di Surabaya.

Situs berita online Kompas.com melansir pernyataan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bahwa ada tiga investor dari tiga negara berbeda yang ingin turut serta membangun LRT di Surabaya. Tiga investor ini berasal dari Inggris, Prancis, dan China.

Baca juga: Tips Investasi: Kehadiran LRT Berefek Pada Kenaikan Harga Properti

Khofifah juga menyatakan kalau Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak juga telah bertemu dengan investor Jepang yang tertarik membangun LRT Surabaya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur lebih memilih LRT dibandingkan dengan MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu) lantaran dinilai lebih murah. Khofifah juga menyatakan kalau masyarakat Jawa Timur juga menginginkan MRT namun harganya terlalu mahal.

Sebenarnya, Surabaya dan kota-kota sekitarnya juga sudah terhubung dengan kereta komuter. Ada sejumlah rute dari Surabaya ke Lamongan dan juga Mojokerto.

Biaya Pembangunan LRT Lebih Murah dari MRT

Kalau membandingkan sejumlah indeks harga LRT dengan MRT, maka hasilnya LRT jauh lebih murah dari MRT. Indeks ini menghitung berapa biaya LRT per kilometer dan biaya MRT per kilometer.

Laman berita online Tempo.co pernah melansir bahwa biaya pembangunan MRT Surabaya bisa mencapai Rp1,2 triliun, sementara biaya pembangunan LRT Surabaya hanya Rp426 miliar.

Khofifah telah mengajukan usulan kepada Presiden Joko Widodo mengenai tiga program prioritas, salah satunya adalah LRT. Pemprov Jawa Timur masih menunggu Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembangunan LRT Jawa Timur yang akan dibangun di Surabaya.

Baca juga: LRT Palembang Angkut 2 Juta Penumpang Selama 1 Tahun Beroperasi

Saat ini, Pemprov Jawa Timur sedang menyiapkan rancang bangun LRT secara lebih detail seraya menunggu Perpres disahkan.

Pemprov Jawa Timur juga sudah membicarakan hal ini dengan Kementerian Perhubungan dan juga Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Kementerian Perhubungan Sudah Melakukan Kajian LRT Surabaya

Laman berita online Jawapos.com pernah mengutip Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahwa pemerintah sudah bekerja sama dengan Jerman dalam melakukan kajian LRT di Jawa Timur.

Rencananya, ada lima kota yang akan dilintasi oleh LRT yaitu Surabaya, Lamongan, Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto. Sebenarnya, lima kota ini masuk dalam metropolitan Gerbang Kertasusila atau Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan. Gerbang Kertasusila ini sama dengan Jabodetabek atau Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Menteri Perhubungan sempat menyatakan bahwa masyarakat Surabaya dan sekitarnya belum banyak menggunakan angkutan umum. Masyarakat harus mendapatkan edukasi agar mau beralih ke transportasi massal.

Baca juga: Bogor, Dari Kota Angkot Menuju Kota LRT dan Trem

Gerbang Kertasusila sendiri memiliki jumlah penduduk mencapai 10,8 juta jiwa pada 2015 lalu. Surabaya sendiri sudah dihuni 2,9 juta jiwa pada 2019.

Surabaya adalah kota dengan jumlah penduduk terpadat kedua di Indonesia setelah Jakarta. Kebutuhan transportasi massal sebenarnya sudah mendesak, tentunya agar Surabaya tidak seperti Jakarta.

Bagikan: 1052 kali