kisah penangkapan tommy soeharto

Beberapa tahun silam, penangkapan Tommy Soeharto oleh Tito Karnavian sempat menghebohkan pemberitaan media massa karena perburuan tersebut bak film action. Simak kisahnya yang dramatis berikut ini.

Dalam berburu Tommy Soeharto, tim kepolisian yang dipimpin Tito Karnavian menyusun berbagai strategi agar bisa menangkap putra Presiden RI ke-2 Soeharto.

Bahkan, tim kepolisian dengan nama Tim Kobra tersebut sampai dibuat tercengang saat menemukan sebuah bunker di rumah Cendana.

Kisah ini bermula saat Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto terlibat kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita.

Syafiuddin Kartasasmita adalah hakim yang menjatuhkan hukuman 18 bulan penjara pada Tommy atas kasus tukar guling tanah.

Namun, Tommy Soeharto malah menyuruh orang lain untuk membunuh hakim tersebut.

Tommy Soeharto juga melarikan diri saat hendak dieksekusi ke dalam penjara.

Dari penyelidikan dan penyidikan polisi, terungkap kalau Soeharto adalah dalang pembunuh bayaran hakim agung tersebut.

Simak kisah selengkapnya di bawah ini.

Kisah Penangkapan Tommy Soeharto

kisah penangkapan tommy tito karnavian Sumber: makassar.terkini.id

Tim kepolisian bernama Tim Kobra pimpinan Tito Karnavian pun mulai mencari keberadaan Tommy Soeharto.

Ketika itu, Tito Karnavian menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Umum Polda Metro Jaya berpangkat Komisaris Polisi.

Beranggotakan dari berbagai satuan kepolisian, mereka mencari Tommy Soeharto di berbagai lokasi.

Namun, licin bagai belut, pencarian Tommy Soeharto itu pun tak mudah.

Bahkan, tak sedikit yang pesimis bahwa Tim Kobra bisa menangkap putra dari mantan presiden.

Melansir surabaya.inews.id, kisah penangkapan Tommy Soeharto ini sampai membuat Tim Kobra dipecah menjadi 3 unit.

Para anggota kepolisian menjadi intel sampai-sampai sosok polisi bernama AKP M Saleh rela tidur beralasan tikar di emperan rumah milik anak-anak Soeharto.

Keberadaan Tommy Soeharto sempat terlacak di sebuah apartemen kecil di kawasan Kemang.

Hanya saja, Tommy Soeharto tidak ada di lokasi saat polisi melakukan penggerebekan.

Bunker di Rumah Cendana

tommy soeharto Sumber: inews.id

Pada suatu hari, Tim Kobra berencana menggerebek rumah keluarga besar Soeharto di Jalan Cendana, Jakarta.

Mereka mengirim 18 tim dalam penggerebekan tersebut.

Namun, tim kepolisian malah menemukan sebuah bunker rahasia 4×4 meter di kedalaman 3 meter.

Hanya saja, pintu bunker tersebut sangat sulit untuk ditemukan.

“Kami sudah cari dengan berbagai cara, termasuk mengangkat karpet-karpet, mengetuk-ngetuk dinding, dan membuka semua lemari, tetapi kami tidak menemukan pintu masuk ke bunker atau ruang bawah tanah,” kata Tito Karnavian saat itu, melansir Kompas.com.

Pintu bunker tersebut pada akhirnya ditemukan di salah satu lantai rumah Cendana.

Isi bunker sangat rapi, tidak penuh debu, dan lengkap dengan lemari serta kitchen set U.

Tommy Soeharto Ditangkap di Sebuah Rumah

Keberadaan Tommy Soeharto belum ada titik terang meskipun polisi menemukan bunker yang diduga jadi tempat persembunyian.

Namun, tim kepolisian berhasil menahan salah satu teman Tommy di sebuah apartemen dan menangkap pelaku pembunuh bayaran yang mengaku menerima imbalan Rp100 juta.

Mendapat titik terang, Tim Kobra langsung bergerak ke kawasan Bintaro.

Tim Kobra memantau keberadaan Tommy di sebuah rumah dan menyamar sebagai orang biasa dengan menempati rumah kosong berjarak 400 meter dari lokasi.

Saat ada kesempatan, anggota tim Brimob yakni Bripka Eko dan Brigadir H Siregar juga berhasil memasang alat penyadap di rumah persembunyian Tommy.

Merasa yakin Tommy Soeharto ada di dalam, Tim Kobra lantas menggerebek rumah itu.

Benar saja, polisi menemukan Tommy Soeharto tengah tidur pulas.

Inspektur F Danang yang menyergap Tommy lantas membangunkannya dengan menodongkan pistol siap tembak.

“Tampangnya sangat memelas,” kata penyidik ketika itu, melansir Kompas.com.

Dari penangkapan ini, terungkap kalau identitas Tommy Soeharto telah berganti menjadi Ibrahim.

Penangkapan Tommy Soeharto oleh tim Tito Karnavian pun berakhir.

Tommy Soeharto menjalani hukuman 15 tahun dengan total 6 kali remisi dan bebas pada 2006 silam.

Sementara itu, karier Tito Karnavian makin bersinar di kepolisian hingga dipercaya jadi Kapolri dan Menteri Dalam Negeri.

***

Semoga bermanfaat..

Simak informasi menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Kunjungi rumah123.com jika kamu sedang mencari rumah impian.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Temukan hunian favorit dan terjangkau, salah satunya dari Podomoro Park Bandung!

Bagikan:
323 kali