Foto: Rumah123/iStock
 

Kalau beli hunian, apakah itu rumah tapak atau apartemen, kamu boleh saja mencicil. Pasalnya, rumah adalah kebutuhan primer, bukan kebutuhan konsumtif. Kalau kamu ga mencicilnya, kapan kamu bisa punya hunian? Nunggu uangmu terkumpul baru beli? Wah, ga kekejar tuh! Mungkin saat tabunganmu untuk beli rumah  sudah cukup, harganya sudah di langit ketujuh. Susah mencapainya kan?

 

Kata para perencana keuangan tuh, kalau kamu punya rencana atau tujuan beli rumah, maka selain menabung untuk uang muka (DP)-nya, kamu juga kudu mengeliminasi cicilan utang yang lain. Apalagi kalau utang cicilannya bersifat konsumtif, semisal beli kendaraan baru, gadget teranyar, atau pergi liburan. Sebenarnya apa aja sih yang kamu ga boleh bayar dengan mencicil?

 

Baca juga: Habiskan Semua Jatah Liburan di 2018 atau Mulai Nyicil Beli Rumah Ya?  

 

Perencana keuangan Melvin Mumpuni menyebut pernikahan adalah salah satu keperluan yang kamu ga boleh ngutang lantas kemudian kamu cicil. Pasalnya, usai mengadakan resepsi pernikahan, keuanganmu yang harusnya untuk kebutuhan lain akan terganggu dengan keharusan kamu bayar cicilan utang berikut bunganya.

 

“Nikah itu kan jelas waktunya mau kapan. Jadi lebih baik direncanakan dengan menabung, bukan dicicil,” ujar Melvin seperti dikutip Kontan.co.id, Jumat (17/11/2017).

 

Baca juga: Beli Properti Dulu, Baru Liburan (Mewah) Kemudian

 

Liburan adalah contoh keperluan lain yang ga boleh kamu cicil. Melvin berpendapat bahwa liburan itu biasanya juga pake perencanaan. Sehingga, kegiatan ini bisa kamu persiapkan lebih dulu, termasuk dananya. Mengapa ga boleh nyicil untuk liburan? “Karena biasanya setelah liburan, value-nya sudah tidak ada lagi, tetapi kita masih dibebani oleh cicilan,” katanya.

 

Sedangkan perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie berpendapat boleh saja mencicil biaya liburan, tapi sebelum keberangkatan, bukan justru setelah pulang liburan. Dengan begitu, kata dia, kamu dapat menikmati liburan dengan tenang, pulang pun tak ada tagihan yang membengkak.

 

Apalagi yang biasanya kamu beli dengan mencicil? Barang elektronik, gadget, dan kendaraan bermotor. Biasanya tawaran cicilan dengan bunga 0% bikin orang tergoda, kamu juga kan? Ayo, ngaku aja!

 

Baca juga: Mumpung DP Rumah Lagi Turun, Yuk Beli Rumah!

 

Bagaimana sebaiknya? Ya, penawaran dengan bunga 0% itu harus benar-benar kamu pertimbangkan. “Kalau barangnya untuk hal produktif boleh. Tapi, kalau untuk gaya hidup saja lebih baik tidak dicicil,” kata Melvin.

 

Jadi, kalau kamu beli mobil baru untuk sekadar gaya hidup, ya lebih baik tunda aja dulu kalau cara bayarnya dengan mencicil. Namun, jika kendaraan motor itu kamu beli untuk disewakan atau untuk taksi online ya ga ada salahnya beli dengan mencicil. Toh, nantinya ada uang pemasukan yang bisa kamu gunakan untuk bayar cicilannya.

 

Jadi, tahan dirimu dari godaan mencicil barang-barang konsumtif atau mencicil biaya liburan, juga pernikahan. Tapi, kalau untuk beli rumah jelas boleh dong! Kalau ga nekat, ya malah telat dong bisa punya rumah!

Bagikan:
1609 kali