Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Kalau kamu berpikir investasi properti dengan cara menabung dulu untuk membeli unit properti, wah nggak mungkin kamu bakal jadi juragan.

Kamu harus memahami cara leverage dalam berinvestasi. Situs properti realestate melansir cara memakai leverage dalam investasi properti.

Baca juga: Milenial Sanggup Beli Hunian Kok, Semangat Dong!

Leverage adalah strategi investasi dengan meminjam uang kepada pihak lain dengan harapan kalau pendapatan investasi lebih tinggi dari bunga yang dibayarkan.

Jika kamu mempunyai uang Rp100 juta dan meminjam Rp400 juta untuk membeli properti senilai Rp500 juta. Asumsi kenaikan investasi sebesar 10 persen, sedangkan kamu harus membayar cicilan dan bunga pinjaman uang sebesar 5 persen.

Baca juga: Kenaikan Harga Rumah Sudah Dua Digit! Kamu Sudah Investasi Rumah, Belum?

Setelah satu tahun, properti kamu yang bernilai Rp500 juta ini naik menjadi Rp550 juta. Kamu masih memiliki keuntungan Rp50 juta, walaupun kamu harus membayar pinjaman sebesar Rp20 juta. Nah, kamu masih untung Rp30 juta kan?

Bandingkan kalau kamu memiliki dana Rp100 juta dan tidak meminjam dana. Lantas uang ini disimpan di bank dengan bunga 10 persen, maka uang kamu hanya bertambah menjadi Rp110 juta. Kamu hanya menikmati keuntungan Rp10 juta.

Baca juga: Tinggal, Bekerja, Belajar, dan Bermain di Vasanta Innopark

Kalau kamu memakai cara leverage dalam berinvestasi properti, maka kamu mendapatkan keuntungan tiga kali lipat dari sekedar menyimpannya di bank. Keuntungan menyimpan di bank hanya Rp10 juta, sedangkan keuntungan berinvestasi properti dengan cara leverage sebesar Rp30 juta.

Keuntungan kamu lebih besar tiga kali lipat. Kamu bisa membangun kekayaan tiga kali lebih cepat dibandingkan kalau tidak meminjam uang sama sekali.

Baca juga: Mau Tau Kota dengan Harga Sewa Hunian Paling Murah?

Inilah kekuatan leverage. Namun, kamu harus ingat kalau leverage bisa memberikan hasil yang maksimal maka pengembalian dana yang diharapkan harus lebih tinggi dari tingkat suku bunga dana pinjaman.

Kalau kamu lebih memilih menyimpan di bank dan menginginkan pengembalian investasi sebesar Rp100 juta, maka kamu membutuhkan 10 tahun untuk memperolehnya. Hasil ini dari bunga 10 persen dari Rp100 juta.

Baca juga: Apartemen Torch Tower Dubai Terbakar untuk Kedua Kalinya

Sebaliknya, kalau kamu memakai leverage dan ingin mendapatkan keuntungan Rp100 juta, kamu hanya memerlukan waktu 3,5 tahun saja. Ini terjadi karena keuntungan yang didapatkan tiga kali lipat.

Selama kamu bisa mengelola utang, kamu bisa membangun kekayaan lebih cepat dibandingkan tidak memakai cara leverage.

Baca juga: Seberapa Aman Penggunaan Material Bangunan di Gedung Pencakar Langit?

Pernah mendengar istilah uang yang bekerja untuk Anda? Nah, kayak gini nih karena kamu bisa mengelola aset dalam jumlah besar. Kamu memang membayar cicilan dan bunga lewat leverage, tetapi aset properti yang dimiliki akan memberikan pemasukan sewa yang lebih besar lho.

Hmm, kalau begini, kamu masih menunda membeli properti? Kamu masih berpikir-pikir lagi untuk investasi properti?

Bagikan: 1831 kali