Ikan cupang menjadi ikan hias yang banyak digemari. Untuk kamu yang mau menjajal bisnis budidaya ikan cupang, ini dia cara mudahnya!

budidaya ikan cupang

Ikan cupang (Betta sp) jadi salah satu jenis ikan hias populer yang dapat dikembangbiakan dengan mudah di rumah.

Spesies asli Asia Tenggara ini banyak digunakan sebagai tambahan koleksi ikan aquascape karena tampilannya yang memukau. 

Ada juga varietas petarung yang kerap dijadikan sebagai hiburan peminat dari berbagai kalangan. 

Budidaya ikan cupang juga terbilang mudah karena tidak membutuhkan tahapan yang panjang atau perawatan khusus yang memerlukan dana besar. 

Cukup dengan modal yang kecil, kamu sudah bisa mulai mencoba peruntungan untuk mengembangbiakan ikan cupang sebagai sumber penghasilan yang bakal mendatangkan untung besar. 

Jenis Ikan Cupang 

Secara umum berdasarkan kegunaannya, ikan cupang terbagi atas ikan hias dan ikan petarung. 

Ikan cupang hias dipelihara untuk tujuan estetika karena ekornya yang indah dengan warna-warni menarik, sehingga bisa dijadikan sebagai salah satu penghuni akuarium di rumah. 

Untung jenis ikan cupang petarung biasanya lebih agresif dan akan diadu dengan sesamanya untuk hiburan maupun kompetisi yang dapat meningkatkan harga ikan tersebut. 

Keanekaragaman ikan ini tercatat dalam 73 spesies berbeda, meski hanya beberapa yang dijadikan sebagai peliharaan atau untuk kompetisi. 

Baca juga: Panduan Budidaya Ikan Gurame di Rumah, Bisa Raup Puluhan Juta Sekali Panen

Cara Budidaya Ikan Cupang

Tahap pertama dalam upaya budidaya ikan cupang adalah pemilihan indukan yang akan dipijahkan untuk menghasilkan bibit berkualitas. 

Pastikan untuk memilih indukan yang memiliki tampilan sempurna tanpa cacat dan penyakit supaya peranakan unggul bisa didapatkan. 

Tips membedakan ikan cupang jantan dan betina

Sang jantan merupakan ikan dengan tubuh besar, ekor yang berwarna cerah dan lebar, serta bergerak lebih aktif. 

Sementara tubuh ikan cupang betina biasanya cenderung lebih kecil, bergerak lamban, dan ekor yang kusam serta pendek. 

Ciri-ciri ikan cupang yang siap jadi indukan 

Setelah mengetahui perbedaan antara ikan jantan dan betina, kamu perlu memperhatikan kriteria calon indukan yang siap berkembangbiak. 

Kriteria cupang jantan: 

- Telah berusia antara 4-8 bulan

- Bentuk badan panjang

- Siripnya panjang dan warnanya cerah

- Gerakannya agresif dan lincah

Kriteria cupang betina:

- Usia minimal 3-4 bulan 

- Badan memiliki bentuk mulai membulat dengan perut menonjol 

- Warna sirip dan ekor tampak kusam 

- Gerakannya makin lambat 

Persiapan Pemijahan Ikan Cupang 

Proses budidaya ikan cupang dilanjutkan dengan tahapan pemijahan indukan yang telah dipilih. 

Jangan lupa untuk menyediakan beberapa peralatan ini: 

- Baskom plastik kecil atau akuarium mini berukuran 20x20x20 cm

- 2 gelas plastik atau wadah kaca untuk memisahkan betina setelah selesai pemijahan 

- Tumbuhan air seperti kiambang

Untuk sekali perkawinan biasanya akan didapatkan 1000 butir telur ikan cupang yang menetas dalam kurun waktu 24 jam. 

Meski jumlah telurnya banyak, dalam budidaya ikan cupang biasanya hanya sekitar 30-50 anakan saja yang bertahan. 

Satu indukan jantan dapat membuahi hingga 8 ekor betina dengan masing-masing jarak pemijahan sekitar 2-3 minggu. 

Berbeda dengan betina yang sebaiknya hanya dikawinkan sekali saja supaya menjaga keseimbangan populasi ikan cupang jantan dan betina. 

Baca juga: Cara Mudah Budidaya Ikan Lele di Rumah, Modal Minim Bisa Jadi Jutawan!

Langkah-Langkah Pemijahan Ikan Cupang

Budidaya ikan cupang diteruskan dengan langkah-langkah pemijahan berikut: 

1. Penuhi wadah pemijahan dengan air hingga setinggi 10-15 cm memakai air tanah atau air sungai, lalu diamkan semalaman sebelum ditempati ikan. 

2. Taruh tanaman air secukupnya sebagai tempat calon anakan berlindung saat menetas nanti. 

3. Masukkan indukan jantan terlebih dahulu dan biarkan selama seharian untuk membuat gelembung sebagai area peletakkan telur yang sudah dibuahi.

4. Untuk memancing sang jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina ke dalam wadah plastik lalu tempatkan ke dalam akuarium, bisa juga dengan memakai partisi kaca jika tersedia. 

5. Ketika gelembung siap, biarkan indukan betina lepas ke dalam akuarium untuk memulai proses perkawinan. 

6. Pastikan untuk menempatkan akuarium yang berisi indukan di area tertutup dan bebas dan gangguan. 

7. Tahapan pemijahan biasa terjadi di pagi hari sekitar pukul 7-10 atau 4-6 sore. 

8. Ketika pemijahan selesai, langsung keluarkan indukan betina dari akuarium (bisa berpotensi melahap habis semua telur yang sudah dibuahi). 

9. Nantinya ikan cupang jantan yang akan memindahkan telur-telur ke gelembung yang sudah dibuatnya. 

10. Selepas 3 hari telur menetas, berikan pakan berupa kutu air secukupnya. 

11. Biarkan sang indukan jantan hingga 2 minggu setelah anakan ikan cupang menetas. 

12. Pindahkan ke wadah yang lebih besar dan berikan pakan kutu atau larva nyamuk untuk mendukung pertumbuhan anakan ikan cupang. 

13. Dalam waktu 1,5 bulan budidaya ikan cupang sudah selesai dan kamu bisa mulai menyortir ikan sesuai jenis kelaminnya untuk proses pemijahan berikutnya. 

Pakan Ikan Cupang 

Dalam budidaya ikan cupang biasanya digunakan pakan berupa kutu air, larva nyamuk, atau ulat sutera. 

Frekuensi pemberian makan juga harus disesuaikan dalam jumlah yang sedikit tapi sering. 

Misalnya 3-4 kali sehari dalam jumlah yang pas dengan ikan yang ada. 

Perawatan Ikan Cupang 

Selain tampilannya yang cantik, kelebihan lain dari ikan cupang adalah daya tahannya yang tinggi dan mudah dalam perawatan. 

Kamu cukup rutin memberikan filter pembersih dan aerator untuk sumber oksigen, dan selalu pisahkan ikan cupang jantan untuk menghindari perkelahian yang bisa merusak tampilan ikan tersebut. 

Semoga informasi mengenai budidaya ikan cupang tadi bermanfaat untukmu!

Dapatkan berbagai panduan budidaya hewan yang mudah dan praktis lainnya di artikel.rumah123.com!

Bagikan:
19243 kali