Kawasan Superblok Jababeka Residence seluas 4,6 hektare di Cikarang juga mengembangkan Little Tokyo. Foto: Rumah123/jababeka-residence.com
 

Cikarang punya Little Tokyo. Di superblok dengan luas 4,6 hektare di kawasan industri Jababeka, Cikarang, ini akan berdiri apartemen, mal, ruang terbuka, yang akan rampung pada 2028 atau 10 tahun dari sekarang. Jababeka menggandeng PP Properti dalam membangun superblok ini.

Seperti dikutip Kompas.com, Kamis (23-5-2018), Presiden Direktur PT PP Properti Jababeka Residence, Harris Amin Singgih, mengatakan, Little Tokyo konsep pengembangannya berstandar Jepang. Target pasarnya bukan hanya kelas menegah dan atas, tapi juga para milenial usia 25-39 tahun.

"Saat ini target pasarnya terbagi dua kategori, yaitu pekerja asing dan lokal yang bekerja di kawasan industri dan kalangan mahasiswa. Little Tokyo juga disiapkan untuk para tenaga ahli asing yang bekerja di kawasan industri, karena mereka bisa menyewa apartemen dalam waktu lama ketimbang menginap di hotel," kata Harris dikutip dari sumber yang sama.

Baca juga: Jababeka Residence, Kiblat Baru Bisnis Properti di Cikarang

Selain para pekerja industri dan ekspatriat, lokasi Little Tokyo juga dekat dengan President University yang punya jumlah mahasiswa ribuan. Banyak mahasiswa berasal dari luar kota.

Kalau kamu lihat perkembangan Cikarang sekarang ini, gak sia-sialah Jababeka merintis Kota Mandiri di timur Jakarta ini. Selama 30 tahun terakhir ini, ada lebih dari 1.700 perusahaan multinasional asal 30 negara, 2,5 juta pekerja, dan 10.000 ekspatriat di Kota Mandiri Jababeka.

Menyesuaikan dengan karakteristik para penghuni tersebut, maka berbagai fasilitas pun dikembangkan, institusi pendidikan, rumah sakit bertaraf nasional, sarana olahraga, dan lain-lainnya.

Baca juga: Penambahan Infrastruktur Jadikan Jababeka Semakin Berkembang

"Faktor lain yang tak kalah penting adalah konektivitas tinggi dengan kota-kota lainnya. Sebab, di samping punya tiga akses Pintu Tol Jakarta-Cikampek, Jababeka juga makin strategis dengan adanya pembangunan stasiun dan double track KRL Commuter Line Jakarta-Cikarang, Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Tol JORR 2, serta rencana MRT dan LRT," kata Harris.

Kerja sama PP Properti dan Jababeka mengembangkan superblok ini, yakni melalui pembentukan joint venture PT PP Properti Jababeka Residen, yang sudah sejak November 2016. Direktur Operasional PT PP Properti Jababeka Residen, Awanu Alfan, mengatakan, kawasan timur Jakarta saat ini memiliki prospek pengembangan properti sangat tinggi seiring dengan pergeseran tren properti dari barat ke timur Jakarta.

Untuk tahap pertama Little Tokyo, kata Alfan, mulai dikembangkan dan dipasarkan Shibuya Tower yang terdiri atas 25 lantai dan merangkum 525 unit apartemen. Ada tiga tipe unit dipasarkan di menara ini dengan harga mulai Rp465 juta.

Baca juga: Banyak Perusahaan Multinasional, Jababeka Memacu Proyek Komersial

"Kami berkomitmen untuk mengembangkan proyek sesuai jadwal. Rencananya kami akan mulai membangun pada kuartal keempat 2018 ini. Serah-terima ditargetkan pada kuartal keempat 2021. Kami optimistis di kuartal ketiga bisa menjual lebih dari 50 persen unit Shibuya Tower," kata dia.

Salah satu daya tarik Little Tokyo, menurut Alfan, yakni menerapkan teknologi eco city smart home solution. Melalui teknologi ini penghuni dapat menggunakan aplikasi ponsel pintarnya untuk mengatur keadaan tempat tinggalnya dari luar hunian. Mulai pencahayaan ruangan, suhu ruangan, sistem alarm, dan CCTV. Desain bangunan proyek ini dipercayakan kepada firma arsitektur asal Jepang, Tange Associates, yang meraih penghargaan Pritzker Architecture Prize Laurate pada 1987.

Jadi, kamu beli aja unit di Little Tokyo, buat dihuni ataupun untuk investasi tentunya gak akan rugi.

Bagikan: 1216 kali