Louvin Premium Student Apartment di Jatinangor, Sumedang. Foto: YouTube
 

Jatinangor di Sumedang udah kayak Boston di Amerika Serikat. Pasalnya, Kota Boston gak menawarkan apa pun selain kota pendidikan. Di Jatinangor paling gak ada 4 kampus besar, yakni Unpad, ITB, IPDN, Ikopin.

Dengan jumah mahasiswa sekitar 62.000-65.000 orang, wajar aja kalau hunian buat mereka semakin banyak berdiri. Ini pendapat Project Ambassador Louvin Premium Student Apartment Ronny Wuisan seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (7-5-2018).

Perkembangan dan pertumbuhan Jatinangor sebagai Kota Pendidikan, menarik minat PT PP Properti Tbk. Perusahaan pengembang pelat merah ini berencana bangun 3 menara apartemen dengan jumlah 2.000 unit.

Baca juga: Hadir Satu Lagi Apartemen Mahasiswa di Jatinangor-Sumedang

Menyadari sudah banyak apartemen yang berdiri di wilayah Jatinangor, PP Properti ingin menawarkan konsep apartemen yang berbeda dari yang sudah ada.

Karena pasar yang dibidik adalah mahasiswa, maka apartemen yang dibangun pun bakal memanjakan kalangan muda. "Akan ada wall climbing agar mahasiswa bisa salurkan energi dan kreativitasnya. Lalu kolam renang air panas, gym, amphiteater, dan cycling track," kata Ronny.

Demi menunjang pendidikan para mahasiswa, PP akan membuat co-working space dan e-library yang bekerja sama dengan Gramedia. Jadi, penghuni bisa mengakses 20.000 judul buku dan mengunduhnya secara gratis."Itu bagian dari smart living, smart education," kata Ronny.

Baca juga: Bidik Segmen Mahasiswa, Adhi Persada Bangun Apartemen di Jatinangor, Bandung

Apa lagi sih keunggulan hunian khusus mahasiswa ini? Menurut Manager Louvin Apartment, Fitri Hardigaluh, apartemen mahasiswa ini akan dilengkapi alat pendeteksi narkoba. Hadirnya alat ini merupakan kolaborasi pihak apartemen dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan akan dipasang di salah satu pintu masuk. "Alat ini memberikan rasa aman dan tenang pada orangtua mahasiswa," katanya.

Berdiri di atas tanah seluas 1,2 hektare, peletakan batu pertama (groundbreaking) Louvin Apartment telah dilaksanakan pada Desember 2017. Menara pertama yang terdiri atas 714 unit direncanakan akan diserah-terimakan pada 2020. "Sampai sekarang 200-an unit sudah laku. Sekarang sudah pengerjaan fisik," kata Fitri.

Bagikan: 507 kali