krl jogja solo

KRL Jogja-Solo akhirnya resmi beroperasi, melayani 22 perjalanan sehari dengan tarif flat Rp 8 ribu, rute akan diperpanjang hingga ke Madiun dan Kutoarjo. 

Laman berita Tirto.id melansir Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan KRL (Kereta Rel Listrik) Yogyakarta-Solo atau KRL Jogja-Solo pada Senin (1/3/2021). 

Sebelumnya, KRL Jogja-Solo ini telah menjalani uji coba pada awal Februari 2021 lalu sekaligus melakukan sosialisasi. 

Kereta listrik ini menggantikan Kereta Api Prambanan Ekspres (Prameks) yang telah melayani rute ini sejak era 1990-an. 

KA Prameks ini sudah berganti rute menjadi Yogyakarta-Kutoarjo PP (pergi pulang) dengan jumlah delapan perjalanan per hari. 

Operator KRL Jogja-Solo ini adalah PT KCI (Kereta Commuter Indonesia) yang juga mengelola KRL Commuter Line. 

Bagi kamu yang tinggal di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), pastinya sudah mengetahui KRL Commuter Line. 

KRL Jogja-Solo ini ternyata juga menjadi kereta listrik pertama yang beroperasi di luar Jabodetabek. 

krl jogja solo

KRL Jogja-Solo Memberlakukan Tarif Flat Rp8 Ribu 

Awalnya, operator KRL Jogja-Solo melayani 20 perjalanan setiap hari pada 10 Februari 2021 lalu. 

Namun, sejak jumlah perjalanan per hari naik menjadi 22 pada 15 Februari, jumlah perjalanan ini berlaku efektif sejak 1 Maret 2021.

Langkah ini tentunya untuk memenuhi antusiasme masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi massal. 

KRL Jogja-Solo ini menghubungkan dua kota penting di provinsi Yogyakarta dan juga Jawa Tengah. 

Kereta listrik ini akan melewati 11 stasiun yaitu Tugu, Lempuyangan, Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, Purwosari, dan Solo Balapan.

Rangkaian KRL Jogja-Solo ini hanya terdiri dari empat gerbong, bisa menampung 1.600 penumpang dalam masa normal. 

Namun, selama pandemi covid-19 ini, operator membatasi jumlah penumpang menjadi 74 orang per gerbong kereta. 

Sementara untuk tarif, operator memberlakukan tarif normal yaitu Rp8 ribu, tidak memperhitungkan stasiun awal dan akhir setiap penumpang. 

krl jogja solo

KRL Jogja-Solo Akan Diperpanjang Hingga Kutoarjo dan Madiun 

KRL Jogja-Solo memiliki waktu tempuh rata-rata 68 menit, waktu tempuh ini lebih cepat dari KA Prameks yang mencapai 75 menit. 

Padahal KA Prameks ini berhenti di tujuh stasiun, sementara KRL Jogja-Solo berhenti di 11 stasiun. 

Hal ini bisa terjadi karena kecepatan maksimal KRL Jogja Solo bisa mencapai 90 km per jam, sementara KA Prameks hanya 78-80 km per jam. 

Situs berita online Kompas.com melansir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kalau KRL Jogja-Solo akan diperpanjang. 

Rute kereta listrik ini akan diperpanjang ke arah barat yaitu Kutoarjo di Jawa Tengah dan juga ke arah timur ke Madiun, Jawa Timur. 

Hal ini diproyeksikan untuk mempermudah mobilitas masyarakat di sekitar Yogyakarta, Solo, dan sekitarnya. 

Yogyakarta dan Solo dikenal sebagai kota tujuan wisata, selain itu Yogyakarta juga merupakan salah satu kota pendidikan di Indonesia.

Hmm, kira-kira kamu ada rencana kuliah di Yogyakarta atau mungkin bekerja di Solo, kenapa tidak ya? 

Situs properti Rumah123.com selalu menyajikan artikel dan berita menarik mengenai transportasi massal. 

Kalau kamu sedang mencari rumah tapak di Gresik, Jawa Timur, salah satu pilihan terbaik adalah Citraland Driyorejo

Bagikan:
839 kali