Ginza, Business Loft di Kota Jababeka, Cikarang. Foto: Rumah123/Dok. Kota Jababeka.
 

Investasi properti di kawasan Kota Jababeka Cikarang sekarang ini jadi pilihan yang berprospek menguntungkan selain Jakarta. Beberapa poin berikut ini yang jadi alasannya:

Pertama, tujuan utama investasi global dan jantungnya ekonomi Indonesia. 

Lebih dari 4.000 perusahaan multinasional beroperasi di kawasan industri Jababeka Cikarang dan Karawang. Kontribusi kawasan ini terhadap perekonomian nasional merupakan terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Sehingga, investasi properti di kawasan Jababeka menjadi pilihan investasi properti yang sangat menjanjikan selain Jakarta.

Baca juga: Jababeka Residence, Kiblat Baru Bisnis Properti di Cikarang

Kedua, penerapan Indonesia 4.0 di Cikarang. 

Kementerian Perindustrian RI mendorong penerapan Indonesia 4.0 di Cikarang, yakni penerapan teknologi menjadi kunci peningkatan produktivitas, kualitas, dan efisiensi produk, bagi daya saing Indonesia. Lima sektor industri prioritas Indonesia 4.0 yaitu elektronik, otomotif, makanan dan minuman, kimia, serta tekstil, yang kesemuanya ada di Kota Jababeka.

“Visi Indonesia 2045 sudah terdapat di Jababeka, ditunjukkan dengan PDB per kapita kawasan ini yang sebesar Rp146 juta per tahun. Maka, tantangan selanjutnya adalah mereplikasi keberhasilan ini ke wilayah-wilayah potensial lainnya di Indonesia,” kata Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto, saat sosialisasi penerapan Indonesia 4.0 di Kota Jababeka, Juni 2018.

Baca juga: Rumah Rp380 Juta di Cikarang dengan Tawaran Spesial

Ketiga, mengurangi beban perekonomian DKI Jakarta. 

Kota Jababeka jadi tujuan utama perusahaan-perusahaan multinasional membangun industrinya di kawasan ini. Dengan luas 5.600 hektare dan perkembangan eknomi yang pesat, diiringi pula dengan pertumbuhan infrastruktur, fasilitas komersial, dan sumber daya manusia, Kota Jababeka berperanan besar membuka lapangan pekerjaan baru, sehingga mengurangi beban Kota Jakarta.

Keempat, pertumbuhan populasi yang pesat. 

Jumlah populasi yang besar menyebabkan peningkatan mobilitas di dalam dan di luar kawasan Jababeka. Ujungnya, ya fasilitas dan sarana infrastruktur penunjang mobilitas di Jababeka saat ini terus ditambah. Sebut saja 3 akses Pintu Tol Jakarta-Cikampek (KM 29, KM 31, dan KM 34,7), KRL Commuter Line, Jakarta Heli Club, Elevated Toll Road Jakarta-Cikampek (selesai awal 2019).

Selain itu, juga MRT Balaraja-Cikarang, LRT Jakarta-Cikarang, High Speed Train Jakarta-Bandung, Bandara Internasional Kertajati, dan Pelabuhan Patimban. Bahkan, stasiun MRT Cikarang bakal ada di pusat CBD Kota Jababeka.

Baca juga: Di Cikarang Aja Kini Sewa Apartemen Sampe Rp150-300 Juta per Tahun

Kelima, menjadi kawasan residensial dan komersial kelas menengah atas. 

Dengan hadirnya fasilitas komersial dan pembangunan infrastruktur di sekitar Kota Jababeka, memungkinkan Jababeka Residence dikembangkan menjadi kawasan residensial dan komersial kelas menengah atas. Hal ini merujuk pada fakta bahwa Jababeka Residence dibangun dengan acuan standar internasional, diharapkan menjadi one stop smart living. Kebutuhan para penghuni untuk tinggal, bekerja, dan berekreasi terpenuhi dalam satu area.

Presiden Direktur Jababeka Residence, Sutedja S. Darmono, saat ini melihat pesatnya pembangunan kawasan residensial dan fasilitas komersial di kawasan Jababeka yang sangat lengkap, juga adanya dukungan roda perekonomian dari kawasan industri yang sangat besar. Melihat hal ini, maka pihaknya merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk meluncurkan produk terbaru dan yang pertama di timur Jakarta, yaitu Ginza, business loft

“Ginza Business Loft merupakan kawasan bisnis modern untuk memenuhi kebutuhan tempat usaha, restoran, kafe, layanan perbankan, showroom, dan kantor bagi perusahaan-perusahaan skala nasional dan internasional,” kata Sutedja seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (31-7-2018).

Bagikan: 814 kali