Foto: Rumah123/Getty
   

Rumah adalah tempat dimulainya cerita keluarga baru. Makanya pengantin baru yang udah punya rumah seneng banget pastinya. Ada rasa bangga juga karena udah punya rumah meskipun baru aja nikah.

Untuk tahap awal, rumah pengantin baru yang penting adalah nyaman untuk dihuni berdua. Tahap selanjutnya, kalau penghuni rumah sudah bertambah karena kelahiran anak-anak, barulah ada kebutuhan merenovasinya atau kamu memilih pindah ke rumah yang lebih besar.

Apa pun tipe dan desain rumah sederhana yang kamu pilih untuk memulai hidup baru bersama pasangan, pastikan rumah itu menjadi awal yang baik untuk pengembangan keluargamu di masa depan. Rumah sederhana yang nyaman buat kamu berdua nantinya juga harus nyaman untuk anak-anakmu.

Baca juga: Rumah Minimalis Itu Bukan Rumah Minim Abis!

Rancanglah rumah yang fungsional untuk masa sekarang dan masa depan, dan wujudkan keluarga harmonis yang kamu dambakan. Nah, rumah sederhana berikut ini bisa jadi referensi kamu untuk memilih rumah pertama seperti dikutip dari Arsitag.com:

Rumah sederhana satu lantai. 

Rumah sederhana bisa bertipe 49/91 atau 54/94 (LB/LT). Ada 2 kamar tidur yang terdiri atas 1 kamar tidur utama dan 1 kamar tidur lainnya yang nantinya bisa kmau jadikan sebgaai kamar tidr tamu atau anak. Lahan tersisa di bagian belakang rumah bisa untuk pengembangan bangunan nantinya (renovasi) atau untuk taman belakang.

Kalau kamu pilih bangunan 1 lantai, tanyakan pada pengembang soal kepastian kekuatan struktur bangunan kalau kamu nantinya akan meningkatkan bangunan jadi 2 lantai.

Baca juga: Cara Gampang Meningkatkan Rumah Tumbuh, Udah Tahu Belum?

Rumah sederhana tapi bisa tumbuh.

Sebagai pengantin baru, kamu bisa memilih konsep rumah tumbuh. Pada tahap awal, lantai 1 dan lantai 2 sudah harus ada, tapi lantai 3 baru dibangun pada masa mendatang. Dalam hal ini yang terpenting adalah perencanaannya, utamanya struktur dan konsep ruangnya harus Sudha dibangun mantap agar kamu dan pasangan bisa nyaman dan aman tinggal di rumahmu.

Rumah sederhana ramah lingkungan.

Rumah sederhana biasanya memang mungil. Tapi, gak berarti mengesampingkan segi kenyamanan dan fungsionalnya. Desain rumah sederhana ramah lingkungan sangat memperhatikan segi pencahayaan alami dan ventilasi silang ke semua ruang dan adanya ruang terbuka di anatara massa bangunan.

Material rumah yang alami bisa diilih dinding bata ekspos, lantai semen ekspos, dan atap fiber semen non-asbestos yang dirambati tanaman. Hal seperti ini semkain bikin rumah berkonsep seperti ini semakin berkarakter dengan perawatan yang mudah dan murah.

Baca juga: Konsep Rumah Tumbuh dari KPR Mikro BTN, Mau Tahu?

Rumah sederhana Tipe 36.

Rumah Tipe 36 boleh dibilang Sudha mencukupi kebutuhan fungsi hunian yang nyaman bagi pengantin baru. Fungsi ruang tamu dna ruang keluarga bisa disatukan. Begitu juga dengan ruang makan dan dapur, bisa disatukan. Siasati ruangan rumah dengan kepintaran kamu memilih furniture multifungsi pada ruang dengan konsep open-plan agar ruang tampak lebih luas dan berfungsi optimal.

Rumah sederhana Tipe 90. 

Untuk pasangan pengantin baru, rumah Tipe 90 termasuk berukuran cukup luas. Luasan kamar tidur utama bisa didesain cukup luas karena di ruang inilah pengantin baru biasanya banyak memanfaatkan waktu bersama. Kamar tidur utama yang cukup luas nantinya juga bisa kamu manfaatkan untuk meletakkan tempat tidur bayimu kalau sudah lahir. Kamu jadi lebih mudah merawat buah hatimu.

*

Bagikan: 1225 kali