plts atap

Penerapan green energy yang menggunakan PLTS Atap di rumah tangga mengalami sedikit kendala. REI memberikan sejumlah usulan pada pemerintah.

Konsep rumah tangga yang menerapkan green energy dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, merupakan salah satu program pemerintah.

Hal tersebut pun didukung oleh Real Estate Indonesia (REI). Akan tetapi, REI mengatakan bahwa hal tersebut bukanlah hal yang mudah.

Perlu kebijakan yang matang supaya penyediaan PLTS Atap ini dapat efektif dan tidak menjadi beban keuangan negara, perusahaan pengembang, dan masyarakat.

Mahalnya pengaplikasian PLTS Atap menjadi salah satu kendala yang dialami pemerintah dalam menerapkan program tersbut.

Dilansir dari laman Kompas.com, Ketua Umum REI Paulus Totok Lusida memberikan pernyataan sebagai berikut.

“Saya sudah beri alternatif ke pemerintah bahwa ini bisa dibangun dengan menggunakan dana PSU," ujarnya.

Ketua Umum REI tersebut mengusulkan untuk menggunakan anggaran Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) kepada pemerintah.

Hal ini dikarenakan penyediaan PLTS Atap tidak bisa hanya dibebankan kepada pengembang perumahan saja.

Usulan REI Terkait PLTS Atap

Tidak hanya itu saja, usulan lain pun datang dari Wakil Ketua Umum REI, Bambang Eka Jaya mengenai PLTS Atap tersebut,

Bambang Eka Jaya mengatakan, bahwa pemerintah harus kerja sama dengan berbagai negara dan instansi besar di dunia, terkait dengan green energy.

Untuk menyiasati mahalnya PLTS Atap yang mencapai sekitar Rp14 juta per unit, Bambang memberikan usulan.

Ia meminta pemerintah menjalin kerja sama membuat produsen atau pabrikan panel surya di Indonesia.

Ia menambahkan, bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan tenaga surya atau tenaga matahari.

Hampir seluruh wilayah Indonesia mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup setiap harinya lantaran berada di khatulistiwa.

Nah, jadi bisa bangun pabrikannya di sini, karena pasarnya juga besar, otomatis harga unit PLTS Atap akan jauh lebih murah”, ujarnya.

Perlu kamu ketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menargetkan terpasangnya PLTS sebesar 3.600 Megawatt (MW) secara bertahap hingga 2025.

Wah, asyik juga ya kalau rumah memiliki PLTS Atap. Kamu tidak perlu khawatir dengan pemadaman listrik mendadak ya.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Citadines Berawa Beach Bali.

Bagikan:
355 kali