Ilustrasi Stasiun MRT. Pengelola MRT (Moda Raya Terpadu/Mass Rapid Transit) Mengubah Nama Stasiun Sisingamangaraja Menjadi Stasiun ASEAN. Jakarta Merupakan Ibu Kota ASEAN, Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (Foto: Rumah123/Getty Images)

Stasiun MRT (Moda Raya Terpadu/Mass Rapid Transit) Sisingamangaraja telah diubah menjadi Stasiun MRT. Lokasi stasiun yang berada di depan kantor sekretariat ASEAN dan juga status Jakarta sebagai ibu kota ASEAN menjadi alasan mengubah nama.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan pengubahan nama stasiun dengan menandatangani plakat nama stasiun beberapa waktu lalu.

Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASEAN Dato Lim Jock Hoi, Wakil Menteri Luar Negeri RI Abdurrahman Mochammad Fachir, serta perwakilan tetap negara-negara ASEAN (Association of Southeast Asia Nation/Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara).

Baca juga: Naik MRT Bisa Pakai Kartu Uang Elektronik, Wah Jadi Gampang Dong

“Jakarta bukan hanya ibu kota Indonesia, namun juga ibu kota ASEAN. Kita ingin agar semua masyarakat Jakarta memiliki kesadaran bahwa kita ini adalah ibu kota ASEAN,” ujar Anies seperti dikutip oleh situs resmi MRT jakartamrt.co.id.

Perlu diketahui bahwa ada 1.600 pertemuan di tingkat Asia Tenggara, 500 di antaranya diselenggarakan di Jakarta. Mudah-mudahan para delegasi negara ASEAN memilih naik MRT saat datang ke sekretariat ASEAN.

Stasiun MRT ini mengambil inspirasi desain dari gedung sekretariat ASEAN. Ada unsur warna coklat alam dan gradasi abu-abu.

Baca juga: Buka 5 Rute Baru, Transjakarta Bakal Terintegrasi dengan MRT

Stasiun layang ini memiliki fasad dengan elemen garis horisontal yang melambangkan pergerakan dalam gaya modern sederhana. Aksen kayu dipakai secara berulang untuk menitikberatkan identitas stasiun.

Pemerintah provinsi DKI Jakarta merencanakan akan mengintegrasikan stasiun MRT ASEAN dengan halte Transjakarta CSW yang melayani koridor 13. Integrasi transportasi massal memang diperlukan.

Selain itu, sejumlah transportasi massal seperti MRT, LRT (Light Rail Transit), Transjakarta, kereta rel listrik (KRL) Commuter Line, dan kereta bandara akan terintegrasi di kawasan Dukuh Atas.

Baca juga: Kok Ga Ada Tempat Sampah di MRT Sih, Mau Tahu Kenapa

Nah, buat kamu yang belum tahu, nanti jangan kaget kalau tidak ada lagi Stasiun MRT Sisingamangaraja. Yang ada adalah Stasiun MRT ASEAN.

Jangan lupa juga untuk membiasakan diri untuk naik transportasi massal ya. By the way, pembangunan MRT fase 2 dari Bundaran Hotel Indonesia ke Jakarta Kota sudah dimulai lho.

Bagikan: 1397 kali