soeharto

Cerita menarik datang dari pramusaji istana bernama Muslihin. Menurutnya, minuman bekas Soeharto dulu sering diperebutkan. Kira-kira, apa ya alasannya?

Soeharto merupakan Presiden Indonesia yang ke-2.

Ia tercatat sebagai presiden dengan masa jabat paling lama, yaitu 32 tahun.

Walau lama menjadi presiden, pada akhir masa jabatannya, Soeharto harus turun dengan cara ‘dilengserkan’.

Ada banyak sekali tekanan yang didapat Soeharto sebelum ia memutuskan untuk mundur sebagai presiden.

Salah satunya berasal dari mahasiswa yang turun ke jalan.

Setelah lengser, melansir berbagai sumber, sang presiden tak terlalu aktif di dunia politik.

Berstatus sebagai presiden dengan masa jabat paling lama, tentunya Soeharto mempunyai banyak cerita.

Salah satunya cerita yang berasal dari pramusaji istana, bernama Muslihin.

Muslihin mengatakan, jika bekas minuman Soeharto kerap diperebutkan.

Kira-kira, apa alasannya, ya?

Untuk mengetahui cerita selengkapnya, kamu bisa melihatnya di bawah ini!

Pengakuan Pramusaji Istana: Bekas Minuman Soeharto Kerap Diperebutkan

soeharto forum.detik.com

Mengutip laman liputan6.com, Muslihin adalah salah satu pramusaji istana yang bekerja untuk lima presiden, termasuk Soeharto.

Kabarnya, ia mengabdi di istana negara saat masih berusia 17 tahun, tepatnya pada tahun 1960an.

Bertugas untuk menyiapkan makanan orang nomor satu di Indonesia, membuat Muslihin hafal betul makanan favorit dari masing-masing presiden.

Semisal Presiden Soeharto, menurutnya, presiden dengan julukan Bapak Pembangunan ini menyukai makanan yang tidak digoreng.

“Singkong rebus sama talas rebus, enggak pake goreng-gorengan,” ujarnya, masih melansir laman liputan6.com.

Tak hanya itu, diungkapkan Muslihin, sang presiden tak neko-neko perihal makanan.

Selain makanan yang tak digoreng dan suka makanan rebus, sang presiden gandrung dengan tempe tahu bacem dan kopi.

“Teh pahit saja sama kopi, tempe bacam sama tahu bacem.”

“Pernah ngomong ke saya, minta bikinin kopi, tapi jangan di cangkir, di gelas, biar kenyang,” ujarnya.

Mengabdi lama menjadi pramusaji, banyak pengalaman menarik yang dirasakan oleh Muslihin.

Salah satunya saat masih menjabat sebagai presiden, bekas minuman Soeharto kerap diperebutkan oleh pramusaji lain di istana negara.

Lucunya, ia yang menyiapkan gelas untuk minum, malah sering tidak kebagian.

“Suka rebutan minuman bekas Pak Harto. Saya yang layanin aja pernah ketinggalan, ga dapet. Haha,” tuturnya seraya tertawa.

Lantas, mengapa minuman Presiden Indonesia ke-2 ini sering diperebutkan?

Menurut Muslihin, para pramusaji di istana berharap, jika meminum bekas minuman Soeharto, suatu saat nanti anak mereka bisa menjadi seorang menteri.

“Dulu saya inget banget, yang minum bekas minuman bapak, anaknya bisa jadi menteri,” kenangnya.

***

Semoga bermanfaat.

Baca informasi menarik lainnya di artikel.rumah123.com.

Temukan rekomendasi hunian terbaik hanya di www.rumah123.com.

Cek sekarang juga!

Bagikan:
406 kali