gusdur dan luhut

Simak kisah unik Luhut dan Gus Dur, sempat diperintah untuk jegal ketika maju sebagai ketua NU namun ditunjuk jadi Menteri. Cari tahu di sini selengkapnya!

Meski banyak orang mengenal sebagai Menteri Segala Urusan, namun Luhut Binsar Panjaitan ternyata dikenal sebagai sosok yang sangat setia dengan orang lain.

Dikenal setia dengan Presiden Jokowi, ternyata Luhut Binsar punya kesetiaan dengan sosok lain yang cukup terkemuka di masyarakat termasuk Gus Dur.

Bukan hanya masalah kesetiaan saja, Luhut dan Gus Dur ternyata sudah berhubungan lama jauh sebelum mengenal dengan Presiden Jokowi.

Luhut juga memperoleh banyak rezeki dari Gus Dur tak terkecuali karir politik yang ia terus rintis setelah purna tugas.

Apa saja hal yang menarik mengenai hubungan Luhut dan Gus Dur? Simak pembahasannya bersama-sama!

Kisah Luhut dan Gus Dur, Diperintah Menjegal Justru Jadi Sahabat 

Simak beberapa fakta menarik mengenai kisah hubungan Luhut dan Gus Dur secara lengkap berikut ini.

1. Mengenal Gus Dur saat Luhut Berpangkat Letnan Kolonel  

Luhut dan Gus Dur saat Jadi Menteri Sumber : Rmol.id

Luhut Binsar Panjaitan mengatakan banyak mendapatkan pelajaran dari Presiden Republik Indonesia keempat, K.H Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Bahkan Luhut mengakui, jika Gus Dur yang membuat karir politiknya hingga saat ini terus bersinar.

Luhut dan Gus Dur saling berkenalan dari Menteri Pertahanan dan Keamanan sekaligus Panglima ABRI, Leonardus Benjamin Moerdani.

“Saya kenal dari Pak Benny, saat itu saya masih letnan kolonel, Gus Dur pakai kacamata, tapi dia masih bisa melihat dengan baik,” ujar Luhut.

Beberapa waktu setelah pertemuan pertama Luhut dan Gus Dur, itu pada tahun 1994 instruksi pejabat Orde Baru mempertemukan Luhut dan Gus Dur lagi.

Luhut kala itu berstatus sebagai Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya di Madiun, Jawa Timur. Ia bahkan diperintahkan untuk menghambat Gus Dur terpilih menjadi Ketua Umum PBNU.

Perintah hanya sekadar perintah, upaya Pemerintah menjegal Gus Dur gagal, karena petinggi militer memiliki latar belakang NU. 

2. Luhut Memperoleh Banyak Jabatan di Era Gus Dur 

gusdur luhut Sumber: Nu.or.id

Meski gagal menghambat Gus Dur menjadi Ketua Umum PBNU, namun ternyata hubungan Luhut dan Gus Dur berlanjut.

Alasannya, Gus Dur mengatakan dalam waktu dekat akan menjadi presiden menggantikan BJ Habibie dan mengangkatnya sebagai Menteri.

Gus Dur mengatakan mendapat bisikan tentang masa depannya sebagai orang nomor satu di Indonesia. Luhut pun mengiyakan pernyataan Gus Dur. 

Luhut berkata, dia tidak mungkin menerima saran Gus Dur dengan menolak ditugaskan sebagai Duta Besar RI untuk Singapura.

Gus Dur mengatakan kekagumannya kepada Luhut kepada sejumlah WNI dari kalangan ekonomi kelas atas.

“Gus Dur bilang, saya terlalu overqualified jadi dubes. Dia katakan bulan depan jadi presiden,” ujar Luhut.

Kemudian, “Gus Dur bilang bulan depan dia akan menjadi presiden. Saya lemas, Matilah saya. Logika saya, dari mana rumusnya dia bisa menjadi presiden. Tidak mungkinlah,” kata luhut kala itu masih menganggap ucapan Gus Dur tak mungkin terjadi.

Pada Oktober 1999, bisikan Gus Dur menjadi kenyataan. Dia menjadi Presiden setelah mengalahkan Megawati Soekarnoputri pada pemilihan yang digelar MPR.

Hampir setahun Gus Dur terpilih sebagai Presiden, Luhut menyelesaikan tugasnya sebagai Dubes RI untuk Singapura, lalu menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan.

Selanjutnya, pangkat Luhut juga dinaikkan dari Letnan Jenderal menjadi Jenderal Kehormatan.

“Gus Dur tidak pernah berubah. Banyak tindakannya merupakan panutan yang hebat,” kata Luhut.

Gus Dur, orang yang semula diperintahkan untuk dijegal, ternyata justru menjadi sahabatnya. 

Itulah beberapa fakta menarik mengenai hubungan Luhut dan Gus Dur yang ternyata sudah bersahabat sejak lama.

Temukan berbagai inspirasi menarik seputar gaya hidup dan keluarga modern, selengkapnya di artikel.rumah123.com

Kamu bisa wujudkan hunian idaman seperti Summarecon Mutiara Makassar , hanya di Rumah123.com dan 99.co, yang pastinya #AdaBuatKamu!

Bagikan:
365 kali