Pembangunan ruas jalan tol di berbagai daerah terus dilakukan. Ada sejumlah kisah unik para korban gusuran seperti di Tol Yogya-Solo. Simak kisahnya.

Wah, teryata mendapatkan banyak uang hingga miliaran, tidak  membuat beberapa para miliarder baru di Klaten, Jawa Tengah berbahagia.

Berbagai ekspresi mereka tunjukkan, dari yang galau hingga keinginan untuk membangun sekolah dan musala.

Pembangunan infrastruktur seperti jalan tol membuat sejumlah warga di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mendadak jadi orang kaya baru atau OKB.

Pasalnya, warga terdampak gusuran proyek Tol Yogya-Solo membuat mereka mendapatkan ganti rugi yang membuat mereka menjadi tajir.

Tetapi, ada cerita warga yang galau karena ia kehilangan sawah yang menjadi pekerjaannya atau mata pencarian selama ini.

Mau tahu cerita lengkapnya? Yuk, simak cerita beberapa orang yang menjadi korban gusuran proyek Tol Yogya-Solo.

Kisah Galau Hingga Inspiratif Gusuran Proyek Tol

Salah satu kegalauan dialami oleh Paiman (67) warga Desa Beku, Kecamatan Karanganom, Klaten, Jawa Tengah. Ia mendapatkan ganti rugi sebesar Rp6 miliar lebih.

Dilansir dari laman berita Detikcom, kakek dengan tiga anak tersebut merasa galau karena kehilangan perkerjaannya sebagai petani beserta sawahnya.

Paiman mengaku menerima uang ganti rugi senilai Rp6 miliar, dengan pergantian untuk sawah dua patok seharga Rp4 miliar dan rumah serta pekarangan lebih dari Rp2 miliar.

Tetapi, ia mengaku uang tersebut juga telah dibagi-bagi dengan adik dan saudaranya sebanyak 12 orang lainnya.

“Senangnya menerima uang banyak, akhirnya bisa mercarke (memberi rumah satu-satu) anak dan tidak satu rumah lagi. Susahnya pekerjaan harian saya hilang,” ujar Paiman.

Berbeda dengan Paiman, Ika Saraswati yang tinggal di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah.

Ia merasa berat lantaran harus meninggalkan rumah lamanya dan harus berpisah dengan para tetangga.

Ika mendapatkan ganti rugi proyek tol senilai Rp1,4 miliar dan langsung memborong dua rumah baru sekaligus.

Sementara, Nur Rohmad yang juga menjadi korban penggusuran Desa Kranggan memilih untuk membangun musala lebih dulu setelah mendapatkan ganti rugi Rp1,4 miliar.

Hal tersebut ia lakukan karena sedih melihat para petani kadang salat di pematang sawah lantaran tidak ada musala.

Kisah inspiratif lainnya hadir dari Agung Setiyoko yang merupakan warga Desa Segaran, Kecamatan Delanggu, Klaten yang mendapatkan ganti rugi senilai Rp4,3 miliar.

Agung mengaku akan membeli tanah dan rumah yang nantinya akan ia dedikasikan untuk dunia seni budaya dengan membangun sekolah seni.

Ia pun berencana akan menggratiskan sekolah tersebut untuk masyarakat dari mana saja. Wah, mulia sekali ya.

Rumah123.com juga sempat membahas mengenai Tol Jogja-Solo, ada harta karun yang ditemukan saat proses penggusuran.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Jade Park Serpong 2.

Bagikan:
249 kali