rumah dinas wali kota solo

Loji Gandrung, rumah dinas wali kota Solo berubah fungsi, ternyata ada kisah menarik saat Jokowi masih tinggal di sini, penasaran kan seperti apa. 

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan keluarga mulai menempati bangunan rumah dinas baru sejak Agustus 2020. 

Rumah dinas wali kota Solo yang baru ini masih berada di kompleks Loji Gandrung, rumah yang baru memang tidak pindah jauh. 

Situs berita iNews.id melansir bahwa bangunan utama Loji Gandrung beralih fungsi untuk kegiatan umum. 

Selama ini, Loji Gandrung menjadi rumah dinas wali kota Solo, termasuk Joko Widodo yang saat menjadi menjabat presiden. 

Rumah dinas wali kota Solo ini memang ikonik dan menjadi salah satu destinasi wisata budaya di Surakarta.

Loji Gandrung ini memiliki sejarah panjang, kisahnya akan dibahas, termasuk kenapa Jokowi takut tidur di bangunan ini. 

rumah dinas wali kota solo

Rumah Dinas Wali Kota Solo yang Baru 

Rumah dinas wali kota Solo yang baru ini berdesain modern klasik, bercat putih, dan memiliki dua lantai. 

Hunian ini dikelilingi oleh pagar putih setinggi dua meter, rumah dinas yang baru ini memang luas. 

Tidak banyak informasi mengenai rumah dinas wali kota yang baru ini, hanya ada dua foto yang diungkapkan oleh media. 

Salah satunya adalah ketika kamar tidur rumah dinas ini sedang diberkati oleh pastor, tampak ada FX Hadi Rudyatmo. 

Ada ranjang tanpa kasur, kursi panjang, dan meja rias yang berwarna sama, sementara lantai bertegel kunci.

Wali kota Solo mengatakan ada pemisahan fungsi antara bangunan lama dengan baru, bangunan lama menjadi tempat rapat, pertemuan, dan lainnya. 

Sedangkan bangunan baru tersebut memang menjadi tempat tinggal wali kota Solo serta keluarganya.

rumah dinas wali kota solo

Sejarah Panjang Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo 

Loji Gandrung atau rumah dinas wali kota Solo ini merupakan bangunan lama, dibangun pada 1830. 

Bangunan ini memiliki desain arsitektur Indis, perpaduan antara Eropa (Belanda) dengan budaya lokal (Jawa). 

Awalnya, rumah ini merupakan kediaman orang Belanda bernama Johannes Augustinus Dezentje (1797-1839). 

Dia adalah tuan tanah yang menguasai sejumlah lahan di Boyolali dan menjadi orang yang mengawali usaha perkebunan di Surakarta. 

Bangunan Loji Gandrung mempunyai luas bangunan 3.500 m2, sementara luas tanah sekitar 6.295 m2.

Nama Loji Gandrung berasal dari loge yang berarti rumah besar, namu orang Jawa mengucapkannya menjadi loji. 

Saat itu, pemilik rumah sering mengadakan pesta sehingga masyarakat Jawa yang berada di sekitar menyebutnya sebagai gandrungan. 

rumah dinas wali kota solo

Loji Gandrung, Dari Rumah Orang Belanda Menjadi Rumah Dinas Wali Kota Solo 

Setelah Dezentje atau lebih dikenal dengan nama Tinus meninggal, rumah ini ditempati oleh anaknya. 

Lantas Loji Gandrung sempat menjadi markas bagi komandan pasukan tentara Jepang di kawasan Surakarta. 

Bangunan ini juga pernah dipakai oleh Jenderal Gatot Subroto, sehingga ada patung beliau di depan Loji Gandrung. 

Kemudian bangunan ini pun pernah difungsikan menjadi tempat untuk menginterogasi tahanan politik. 

Pada zaman Presiden Soekarno, beliau selalu menginap di sini ketika berkunjung ke Solo dan sekitarnya.

Ada foto Bung Karno yang dipajang di salah satu kamar tidur dan juga ruang pertemuan  yang ada di Loji Gandrung.

Setelah itu, bangunan ini memang menjadi rumah dinas wali kota Solo termasuk Joko Widodo, ada cerita apa sih soal Pak Jokowi. 

rumah dinas wali kota solo

Jokowi Tidak Berani Tidur di Kamar Rumah Dinas Wali Kota Solo 

Wah, ternyata ada cerita menarik mengenai kamar tidur di rumah dinas wali kota Solo ini lo, terkait Jokowi. 

Rudy yang menjabat wali kota Solo sejak 2016 mengaku pernah tidur beberapa kali di kamar tersebut. 

Dia mengaku sering menjumpai kejadian aneh, namun Rudy tidak mau menceritakan hal tersebut. 

“Saya pernah beberapa kali tidur di sini. Tapi kalau Pak Jokowi sama sekali nggak berani,” ujar Rudy seperti dikutip Merdeka.com

Rudy melanjutkan kalau kamar tidur tersebut tempatnya tenang sehingga nyaman untuk berdoa.

“Dulu, Pak Jokowi semasa jadi wali Kota Solo malah nggak berani tidur atau berada di kamar tersebut saking sepi,” lanjutnya. 

Jokowi menjadi walikota Solo dari 2005 hingga 2010, lantas berlanjut pada 2010-2012, karena dia menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2012-2014. 

Putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dipastikan akan menjadi wali kota Solo yang baru menggantikan Rudy. 

Pastinya, Gibran bisa tinggal di rumah dinas wali kota Solo baru atau tinggal di rumah pribadinya.

Wah, menarik juga ya kisah dan sejarah Loji Gandrung yang juga menjadi rumah dinas wali kota Solo ini. 

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel menarik mengenai bangunan bersejarah di Indonesia dan luar negeri. 

Jade Park Serpong menjadi pilihan bagi kamu yang mencari rumah tapak di kawasan Serpong, Tangerang Selatan. 

Baca juga: Gedung Seribu Pintu yang Penuh Hantu

Bagikan:
5666 kali