kereta bandara surabaya- rumah123.com Ilustrasi Kereta, Kementerian Perhubungan Akan Membangun Jaringan Kereta Bandara Surabaya Pada 2021. Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur Merupakan Bandara Tersibuk Ketiga di Indonesia Pada 2018 (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pemerintah berencana membangun Kereta Bandara Surabaya pada 2021. Bandara Juanda termasuk bandara tersibuk ketiga di Indonesia.

Situs berita online Jawapos.com menyitir pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bahwa pemerintah akan membangun kereta bandara di sejumlah kota, salah satunya Surabaya pada 2021 mendatang.

Hal ini diungkapkan Budi setelah meresmikan pengoperasian Stasiun Manggarai sebagai salah satu stasiun baru Kereta Bandara Soekarno Hatta.

Baca juga: Selama Oktober 2019, Tarif Kereta Bandara dari Stasiun Manggarai Hanya Rp40 Ribu

Kereta Bandara Soekarno Hatta memiliki sejumlah stasiun pemberhentian yaitu Stasiun BNI City dan Stasiun Duri. Kereta ini tidak lagi beroperasi hingga Stasiun Bekasi.

“KA bandara lain yang harus segera dibangun yaitu Surabaya. Penduduknya banyak dan Bandara Juanda itu kan besar,” ujar Budi.

Bandara Juanda Jadi Bandara Tersibuk Ketiga di Indonesia

Bandara Juanda sebenarnya berada di Kabupaten Sidoarjo. Kabupaten ini berbatasan langsung dengan Surabaya yang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Timur. Jarak bandara ini dari Surabaya adalah 20 kilometer.

Bandara ini dibangun mulai pada era 1960-an. Nama bandara ini berasal dari Djuanda Kartawidjaja yang pernah menjabat Perdana Menteri Indonesia dari 1957 hingga 1959.

Pemerintah terus meningkatkan penambahan kapasitas penumpang pada bandara ini. Bandara Juanda memiliki terminal domestik dan juga terminal internasional.

Baca juga: Kereta Bandara Solo Akan Beroperasi Pada Oktober 2019

Juanda merupakan bandara tersibuk ketiga di Indonesia setelah Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten dan Bandara Ngurah Rai di Badung, Bali.

Bandara Juanda mencatatkan ada 20,9 juta penumpang per tahun pada 2018. Bandara Soekarno Hatta mencatatkan 65,8 juta penumpang, sementara Bandara Ngurah Rai sebanyak 23,7 juta penumpang.

Kereta Bandara Baru Beroperasi di Dua Bandara

Selama ini, kereta bandara baru beroperasi di dua bandara. Operator kereta bandara merupakan perusahaan patungan antara PT Kereta Api Indonesia dan PT Angkasa Pura II. Keduanya merupakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI memiliki saham sebesar 60 persen, sedangkan PT Angkasa Pura II mempunyai sisanya atau 40 persen. PT KAI merupakan perusahaan yang mengelola kereta api, sedangkan PT Angkasa Pura II adalah pengelola bandara yang berada di Indonesia bagian Barat.

Kereta bandara yang beroperasi pertama kali adalah Kereta Bandara Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kereta bandara ini menghubungkan bandara dengan Kota Medan yang juga ibu kota Provinsi Sumatera Utara. Kereta bandara ini beroperasi sejak 2013.

Baca juga: Kereta Bandara Rute Stasiun Bekasi-Bandara Soetta Tidak Lagi Beroperasi

Kereta bandara yang kedua beroperasi di Bandara Soekarno Hatta pada Januari 2018. Kereta bandara Soekarno Hatta menggunakan kereta yang dirakit di Madiun oleh PT INKA (Industri Kereta Api) yang juga BUMN.

Sementara, Kereta Bandara Solo juga akan dioperasikan dalam waktu dekat. Begitu juga dengan Kereta Bandara Yogyakarta. Kebetulan, Yogyakarta memiliki bandara baru yang berada di Kabupaten Kulon Progo.

Bagikan: 990 kali