kereta bandara solo- rumah123.com Ilustrasi Kereta. Kereta Bandara Solo Ditargetkan Beroperasi Pada Oktober 2019. Kereta Bandara Ini Menghubungkan Bandara Adi Soemarmo Dengan Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah (Foto: Rumah123/Getty Images)

Kereta Bandara Solo ditargetkan beroperasi pada Oktober 2019. Kereta ini memiliki rute Stasiun Solo Balapan-Bandara Adi Soemarmo.

Situs berita online Beritagar.id menyitir bahwa perkembangkan pembangunan kereta Bandara Solo sudah mencapai 96 persen. Kereta bandara ini diproyeksikan bisa beroperasi pada Oktober 2019. Sebenarnya target operasional ini mundur satu bulan dari yang direncanakan sebelumnya.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan kontraktor sedang menyelesaikan pembebasan lahan di satu titik. Proses tersebut ditargetkan selesai dalam satu bulan.

Baca juga: Kereta Bandara Rute Stasiun Bekasi-Bandara Soetta Tidak Lagi Beroperasi

Setelah proses pembebasan dilakukan, maka pembangunan proyek yang tersisa bisa dilakukan dengan cepat. Budi menyakinkan hal tersebut.

Budi melanjutkan saat ini pihaknya masih memikirkan menghubungkan Stasiun Solo Balapan dengan Bandara Adi Soemarmo, keduanya berada di Solo, Jawa Tengah. Nantinya, ada kereta yang menghubungkan Stasiun Solo Balapan ke Yogyakarta.

Jarak Tempuh Kereta Bandara Solo Hanya 20 Menit

Rute kereta bandara ini memiliki panjang rute sekitar 12,97 kilometer. Perjalanan kereta bandara dari Stasiun Solo Balapan menuju Bandara Adi Soemarmo dan sebaliknya membutuhkan waktu 20 menit.

Rencananya, Kereta Bandara Solo ini bakal memakai satu rangkaian kereta atau train set. Ada 32 perjalanan dalam satu hari. Untuk headway atau jarak antar keberangkatan rata-rata 63 menit. Nantinya, kecepatan kereta bandara diperkirakan antara 75 hingga 80 kilometer per jam.

Laman berita online Detik.com melansir pernyataan Managing Director of Operation PT KAI Awan H. Purwadinata bahwa Kereta Bandara Solo berangkat mulai pukul 05.00 WIB (Waktu Indonesia Barat) dari Bandara Adi Soemarmo.

Baca juga: Kereta Bandara Yogyakarta Sudah Beroperasi, Buat yang Mudik Jangan Lupa Naik

Kereta bandara ini bisa menampung 396 penumpang. Jumlah ini terdiri dari 196 penumpang duduk dan 200 penumpang berdiri.

Awan memperkirakan kalau dalam satu hari, ada 12.676 penumpang dalam 32 trip atau 16 kali perjalanan pergi pulang.

Kereta Bandara Solo Diharapkan Bisa Mendorong Sektor Pariwisata Joglosemar

Kehadiran Kereta Bandara Solo ini tentunya diharapkan bisa memacu perkembangan sektor pariwisata di Yogyakarta, Solo, Semarang. Tiga kawasan ini dikenal dengan nama Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang).

Kelak, Stasiun Solo Balapan akan terkoneksi dengan Terminal Tirtonadi. Ada jembatan layang atau skybridge sepanjang 643 meter.

Menteri Perhubungan menyatakan pertumbuhan ekonomi membutuhkan investasi, salah satunya melalui pariwisata. Pengembangan pariwisata ini memerlukan dukungan berupa bandara, jalan raya, kereta api, kapal laut, dan lainnya.

Baca juga: Ada Diskon 50% Tiket Kereta Bandara Soetta, Caranya Gini!

Yogyakarta, Solo, dan Semarang memiliki bandara. Yogyakarta malah memiliki bandara baru di Kulon Progo. Nantinya, Yogyakarta juga mempunyai akses jalan tol yaitu Yogyakarta-Solo, Yogyakarta-Bawen, dan Yogyakarta-Cilacap. Semarang sendiri sudah terakses dengan Tol Trans Jawa.

Pemerintah pun berencana mengoptimalkan kereta api lokal yang menghubungkan Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto. Wisatawan bisa memanfaatkannya untuk berkeliling kota-kota di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Bagi kamu yang berencana untuk berinvestasi properti di Yogyakarta, Solo, atau Semarang, ketiga kota ini juga memiliki universitas ternama yang menjadi tujuan para pelajar. Ketiga kota ini menjadi tujuan wisata sekaligus kota pelajar.

Baca juga: Inilah Wajah Stasiun Kereta Api Bandara di Jakarta

Bagikan: 778 kali