ular kobra- rumah123 Ular Kobra Atau Anak Ular Kobra Ditemukan di Sejumlah Wilayah di Indonesia Seperti Bogor, Jember, Yogyakarta, dan Jakarta, Kemunculan Ular Ini Dianggap Wajar Karena Telur Ular Kobra Menetas Pada Oktober-November (Foto: Rumah123/Getty Images)

Sejumlah kawasan di Indonesia dikejutkan dengan kemunculan ular kobra atau anak ular kobra. Kenapa ular kobra bisa masuk ke permukiman warga?

Belakangan, ular kobra atau anak ular kobra dilaporkan memasuki permukiman warga di beberapa wilayah di tanah air. Kemunculan ular berbisa tentunya menghebohkan.

Laman berita online Kompas.com melansir bahwa ular kobra ditemukan di rumah warga di Jember, Jawa Timur pada Jumat (6/12/2019). Ular kobra juga memasuki permukiman warga di Ciracas, Jakarta Timur pada Kamis (5/12/2019).

Baca juga: Apa Beda Ular Weling dengan Ular Welang?

Sebanyak 11 ekor ular kobra juga ditemukan warga di Wonosari, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Rabu (4/12/2019). Warga menemukan ular-ular tersebut dalam empat hari. Sebenarnya, sepanjang 2017 hingga 2018, warga setempat telah menemukan 49 ekor anak ular kobra.

Salah satu yang viral tentu saja adalah penemuan anak ular kobra di perumahan Royal Citayam Residence, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Warga sudah menemukan 29 anak ular kobra hingga Ahad (8/12/2019).

Anak ular kobra yang ditemukan terakhir memiliki panjang 30 cm (centimeter). Anak ular ini dijumpai di tumpukan genting.

Baca juga: Ini Dia Sejumlah Cara Mencegah Ular Masuk Rumah

Warga menyatakan sebagian besar anak ular kobra yang ditangkap akhirnya dimatikan. Tetapi, ada beberapa ular yang diambil oleh komunitas pencinta reptil dan petugas pemadam kebakaran.

Selama dua pekan, warga perumahan sudah menemukan puluhan anak ular kobra. Warga menyatakan panjang ular yang ditemukan bervariasi. Panjangnya mulai dari ukuran telunjuk hingga pergelangan tangan.

Kemunculan Ular Kobra di Permukiman Warga Merupakan Hal yang Wajar

Fenomena kemunculan ular kobra atau anak ular kobra di permukiman warga memunculkan pertanyaan. Kok, bisa sih ular kobra muncul di rumah penduduk?

Situs berita online Bisnis.com menyitir pernyataan Kepala Laboratorium Biologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Donan Satriya Yudha. Donan mengatakan munculnya anak ular kobra di akhir tahun adalah hal yang wajar.

Telur ular kobra menetas pada akhir tahun. Ular kobra menetaskan telurnya pada Oktober hingga November. Kobra bisa mengeluarkan hingga 40 telur, namun tidak semuanya akan menetas.

Baca juga: Siapa Merasa Shio Ular, Ada 2 Gaya Arsitektur Rumah Keren yang Cocok Buat Kamu

Ular kobra merupakan ular yang biasanya dijumpai di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Ular ini termasuk ular berbisa yang memiliki ukuran panjang. Ukurannya rata-rata antara 3 hingga 4 meter. Ular kobra bisa mencapai panjang 5,8 meter.

Di Indonesia, ular ini dikenal dengan nama ular sendok. Bagian kepalanya akan melebar seperti bentuk sendok.

Ular kobra muncul di permukiman warga lantaran habitat ular di alam liar sudah terganggu oleh keberadaan manusia. Sebenarnya, banyak hewan yang juga mulai terganggu dengan permukiman warga.

Baca juga: Waspada Serangan Tawon Vespa Affinis, Antisipasi dengan Segera

Habitat binatang terganggu membuat ular mendekat ke permukiman. Ular ingin mencari lokasi persembunyian yang aman.

Apalagi di sekitar permukiman warga, banyak hewan yang menjadi makanan bagi ular. Salah satunya adalah hewan pengerat seperti tikus.

Pada pertengahan Agustus 2019 lalu, seekor ular mematuk seorang petugas keamanan hingga tewas. Sebelumnya, dia menangkap ular weling yang muncul di sebuah perumahan di Serpong, Tangerang, Banten.

Baca juga: Waspada Jika Temukan Sarang Tawon Vespa Affinis

Kemunculan ular weling di permukiman sebenarnya mirip dengan ditemukannya anak ular kobra. Habitat ular terdesak oleh keberadaan manusia.

Jadi buat kamu yang memiliki rumah dekat dengan semak-semak, sawah, hutan kecil, dan sejenisnya, kamu harus waspada. Ular jenis apa pun bisa masuk ke dalam rumah.

Ular akan mencari tempat yang hangat untuk tempat tinggal. Rumah kamu bisa menjadi incaran. Apalagi, sekitar rumah juga punya potensi menjadi sumber makan ular berupa keberadaan tikus.

Baca juga: Cara Melepaskan Gigitan Anjing dan Pertolongan Pertama Usai Digigit

Bagikan:
7620 kali