Arsitektur vernakular kerap disebut juga arsitektur rakyat karena mencerminkan kearifan lokal. 

Sebab, bangunan dengan arsitektur vernakular dirancang secara kontekstual berdasarkan situasi di tempat berdirinya bangunan. 

Tak hanya itu, ia juga menggunakan material yang tersedia di lokasi pembangunan.

Melansir laman resmi Kemendikbud, arsitektur ini tumbuh dan berkembang dari arsitektur rakyat. 

Lahir dari masyarakat etnik dan berakar pada tradisi etnik, arsitektur ini awalnya dibangun oleh tukang berdasarkan pengalaman (trial and error).

Ia menggunakan teknik dan material lokal serta merupakan jawaban atas setting lingkungan tempat bangunan tersebut berada. 

Arsitektur vernakular merupakan bentuk pengembangan dari arsitektur tradisional. 

Sebab, arsitektur tradisional masih sangat lekat dengan tradisi yang masih hidup. 

Ia juga sangat berhubungan dengan tatanan kehidupan masyarakat, wawasan masyarakat serta tata laku pada kehidupan sehari-hari. 

Untuk mengenal lebih jauh tentang arsitektur vernakuler, yuk simak ulasannya di bawah ini;

Ciri-ciri Arsitektur Vernakular

Sebagai arsitektur yang didasarkan pada kebutuhan lokal, bahan-bahan yang digunakan akan mencerminkan tradisi dan budaya setempat. 

Kini, arsitektur vernakular masih terus dikembangan oleh para pakar di industri bangunan. 

Hal itu sebagai upaya untuk memberikan kesadaran terhadap energi dengan desain dan konstruksi kontemporer. 

Begitu pula dengan gaya desain yang sustainable. 

Ciri-ciri arsitektur vernakuler dapat dikenali sebagai berikut:

- Lokal dan Kontekstual - Menggunakan material yang tersedia di lokasi - Menggunakan tukang lokal untuk mendapatkan hasil yang optimal - Program ruang menyesuaikan dengan kondisi di lokasi - Bentuk/keluaran tetap mencerminkan kebudayaan setempat

Baca Juga: Simak Cara Mengurus IMB untuk Renovasi Rumah, Ternyata Memang Gampang

Unsur-unsur Arsitektur Vernakular

Arsitektur vernakular selalu berkaitan dengan aspek teknis, budaya, dan lingkungan. 

Ia mempunyai dua unsur pembentuk yang saling melengkapi dan menguatkan satu sama lain. 

Kedua unsur tersebut terbagi menjadi unsur bentuk pada ranah fisik dan unsur makna pada ranah abstrak. 

Unsur Bentuk pada Ranah Fisik

Unsur bentuk merupakan media komunikasi yang bisa menyampaikan makna dan maksud seorang arsitek.

Begitu pula pada arsitektur vernakular yang arsiteknya adalah penduduk asli sendiri.

Untuk itu, unsur bentuk harus bisa didefinisikan dengan baik sehingga berperan dari segi fungsi, simbol, geografis dan teknologi.

Unsur bentuk pada ranah fisik bisa dipahami dari wujud, tekstur, dan proporsi bangunan. 

Unsur Makna pada Ranah Abstrak

Sementara unsur makna pada ranah abstrak dapat diungkapkan secara verbal atau bahasa, baik melalui benda atau tanda. 

Makna merupakan alat untuk melihat, memahami dan mengartikan lambang atau simbol. 

Adapun unsur makna yang bisa diungkap oleh indera penglihatan, biasanya melalui bentuk, warna, pencahayaan dan tekstur. 

Menurut teorinya, makna sendiri dibagi menjadi dua, yaitu makna objektif dan makna responsif atau subjektif.

Makna objektif merupakan makna yang muncul dari luar dan berkaitan dengan objek, kejadian, dan sebagainya.

Sementara, makna subjektif merupakan makna yang berkaitan dengan faktor internal pengamat dan ditangkap oleh perasaannya sendiri.

Contoh Arsitektur Vernakular di Indonesia

Di Indonesia, terdapat beragam contoh bangunan dengan arsitektur vernakuler, diantaranya adalah:

1. Rumah Sasak

rumah sasak Sumber: Kumparan

Rumah Sasak ditinggali oleh masyarakat Sasak yang berada di pulau Lombok bagian timur dan Selatan. 

2. Rumah Gadang

rumah adat minangkabau

Rumah Gadang atau rumah Godang adalah nama untuk rumah adat tradisional Minangkabau di Provinsi Sumatera Barat. 

3. Rumah Aceh

rumah adat di indonesia aceh Sumber: Bobo.grid.id

Rumah adat Aceh ini dibangun dengan mengombinasikan nilai-nilai budaya Islam dan Melayu.

Hal ini karena Aceh merupakan salah satu titik awal penyebaran agama Islam di Nusantara. 

Baca Juga: Perbedaan Akta Bawah Tangan dengan Akta Otentik & Kekuatan Hukumnya

Itulah berbagai hal yang harus kamu ketahui terkait arsitektur vernakular di Indonesia. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Green Serpong Bintaro hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
517 kali