Bosan dengan rumah minimalis? Coba intip desain rumah vintage yuk!

Beberapa tahun belakangan, kita selalu disuguhi dengan desain rumah minimalis. Warna monokrom, pola garis, aksesori yang sedikit, seakan menjadi template untuk rumah masa kini. Namun seperti yang diungkapkan Melani Jofatma, dosen Desain Interior Universitas Trisakti, perputaran tren desain interior sama seperti dunia fashion.

Jadi, jangan heran jika dalam beberapa tahun ke depan, rumah vintage akan menjadi tren. Buktinya kini para Instagrammer desain interior mulai banyak yang menerapkan desain shabby chic, retro, atau jengki.

Masyarakat semakin ingin menghadirkan nostalgia masa lalu, sehingga muncul sikap menghargai desain-desain vintage. Untuk kamu yang mau menerapkan konsep rumah vintage, sebaiknya simak duli tips-tips pengaplikasiannya berikut ini:

Pilih gaya interior yang diinginkan

rumah vintage - rumah123.com

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memilih gaya interior yang diinginkan. Secara umum, kamu memang akan membangun rumah vintage. Namun, kamu harus lebih spesifik. Kenali karakter visual setiap bagian rumahmu.

Mulai dari dinding, langit-langit, furnitur, maupun elemen dekorasinya. Supaya lebih maksimal, cari referensi sebanyak-banyaknya, dari buku, majalah, atau film yang diproduksi pada era yang kamu inginkan.

Baca juga: 5 Cara Merawat Batu Alam Pada Dinding dan Lantai Rumah

Sesuaikan ukuran furnitur dengan proporsi ruang

rumah vintage - rumah123.com

Furnitur vintage sangat kental dengan ukurannya yang besar. Apabila kamu memiliki keterbatasan ruang, maka sesuaikan kembali ukuran furnitur yang mau dibeli dengan proporsi ruangan.

Jangan memaksakan diri membeli furnitur berukuran besar hanya karena kamu menyukainya. Sering-sering hunting ke showroom interior rumah vintage untuk mendapatkan furnitur yang sesuai dengan ukuran rumahmu.

Baca juga: Lahan Rumah Terbatas? Akali dengan Teras Rumah Minimalis Seperti Ini!

Atur proporsi tema vintage pada rumah

rumah vintage - rumah123.com

Saat kamu menerapkan konsep rumah vintage, maka kamu harus tahu sejauh mana padu padan vintage tersebut akan kamu terapkan. Kamu bisa menerapkannya secara menyeluruh, atau hanya pada beberapa elemen. Penerapan konsep vintage pada seluruh bagian ruangan nggak disarankan kalau kemampuan artistikmu belum terasah.

Bagi kamu yang senang mengoleksi barang jadul, atau memiliki banyak barang peninggalan orang tua, konsep rumah vintage cocok untuk diterapkan. Jadi, selamat berkreasi untuk kamu para pecinta vintage!

Bagikan: 4290 kali