Rumah Sempit yang Berada di Hutan Ini Didesain oleh Bjarke Ingel Group (Rumah123/Dezeen)

Tren rumah sempit terjadi di mana-mana. Generasi milenial pun cenderung memilih hunian yang sempit, rumah kecil atau apartemen studio.

Ngapain punya hunian gede, mendingan juga tinggal di rumah sempit yang serba praktis. Apalagi, rumah hanya untuk tidur, selebihnya aktivitas lebih banyak di luar rumah.

Baca juga: Simsalabim, Lemari Buku Bisa Muat dalam Kamar Tidur Sempit

Biro arsitektur asal Denmark, BIG atau Bjarke Ingel Group mendesain sebuah kabin kecil berwarna hitam di Hudson Valley, Amerika Serikat. BIG didirikan oleh arsitek Bjarke Ingels dan memiliki kantor di Copenhagen (Denmark), London (Inggris), dan New York (Amerika Serikat).

BIG mendesain rumah sempit ini untuk Klein, sebuah biro desain asal Denmark. Klein didirikan oleh desainer interior Soren Rose dan memiliki kantor di Copenhagen dan New York.

Baca juga: Mau Tahu Cara Menyiasati Apartemen Sempit? Hmm, Ini Dia Nih

Klein merupakan perusahaan rintisan yang membuat rumah prefabrikasi. Rumah ini masih prototipe dan dinamakan A45.

Hunian sempit ini hanya memiliki luas 17 meter persegi. Hmm, hanya seluas apartemen studio di Indonesia ya.

Baca juga: Mau Hidup Ekstra Irit, Keluarga 3 Anak Ini Pilih Tinggal di Rumah Sempit

Namun, kabin ini memiliki ruang yang lapang untuk tempat tidur, memasak, kamar mandi, dan ruang penyimpanan. Yang unik atap rumah ini memang tidak beraturan meski tampak seperti segitiga.

BIG menggunakan material yang ramah lingkungan dan dapat didaur ulang. Material ini mencakup lantai, dinding, dan atap.

Baca juga: Bukti, Punya Rumah Sempit itu Menguntungkan!

“Desain ini memang mengambil dari rangka kabin rumah berbentuk huruf A, yang terkenal karena bentuk atap dan dinding, dan mudah untuk dibangun,” ujar BIG seperti dikutip oleh situs arsitektur dan desain Dezeen.

Rumah sempit ini bisa dibangun dari material yang sudah ada. Rumah ini bisa langsung dibangun di tempat dengan bertumpu pada pondasi beton.

Baca juga: Rumah Sempit yang Cocok Buat Bangsa Pelaut

Hal ini memang sengaja dilakukan agar pemilik bisa membangun rumah sempit ini di kawasan yang terpencil dan tidak membutuhkan bantuan alat berat. BIG dan Klein memang membidik kaum urban yang sudah bosan tinggal di kota dan ingin menetap di kawasan terpencil.

BIG mengklaim bisa memproduksi dan mengirimkannya ke seluruh dunia dalam tempo enam bulan saja. Wow, kamu nggak pengen beli nih? Terbayang dong punya rumah sempit tapi ada di tengah hutan. Kamu bisa menikmati suasana sepi tapi dalam rumah yang modern dan nyaman.

Baca juga: Wah, Pangeran Harry dan Meghan Markle Tinggal di Rumah Sempit

Bjarke Ingel Group Menggunakan Material Ramah Lingkungan dalam Membangun Rumah Sempit Ini (Rumah123/Dezeen)
Eksterior Rumah Berwarna Gelap, Sedangkan Interior Memadukan Warna Terang dan Gelap (Rumah123/Dezeen)
Bjarke Ingel Group Merencanakan Bisa Membangun dan Memasarkan Rumah Ini ke Seluruh Dunia (Rumah123/Dezeen)
Bagikan: 749 kali