Kira-kira, kapan usia paling ideal untuk beli rumah pribadi? Tidak ada angka pasti untuk menjawabnya. Namun, sudah sepatutnya kamu tahu kapan saat yang tepat untuk membeli rumah.

beli rumah - rumah123.com

Rumah adalah investasi besar yang akan sangat memengaruhi kondisi keuanganmu. Jika tidak dipikirkan dengan matang, bisa-bisa keuananmu malah berantakan.

Kapan kondisi tersebut dianggap tepat?

Mau tua atau muda, membeli rumah memang sangat penting dan membawa banyak keuntungan bagi siapa pun, asal kondisinya tepat. Tepat artinya tidak mengganggu hidupmu, mulai dari segi finansial hingga mental. Lalu, kapan kondisi tersebut dianggap tepat? Sebelum kamu memilih untuk membeli rumah, paling tidak kamu harus berada dalam kondisi di bawah ini:

1. Keadaan finansial yang cukup untuk membayar cicilan dan biaya perawatan rumah tiap bulannya

2. Memiliki track record yang baik untuk mengajukan pinjaman kepemilikan rumah (KPR) atau mempunyai kemampuan untuk membeli rumah secara cash

3. Berencana untuk menhuni rumah di  daerah tersebut untuk waktu yang lama

4. Siap untuk menjaga dan merawat rumah secara berkala

Keadaan keadaan di atas tentunya harus dipenuhi untuk memiliki sebuah rumah. Apabila kamu hanya tinggal sementara di daerah tersebut atau belum siap untuk menghadapi segala problem yang mungkin terjadi di rumah kamu, lebih baik untuk menyewa apartemen / kost.

Kapan umur yang tepat untuk membeli rumah?

Ketika kamu ingin membeli rumah. umur bukan menjadi tolok ukur untuk hal tersebut. Jika kamu memang sudah memenuhi kondisi yang disebutkan maka kamu sudah dianggap tepat untuk memiliki rumah.

Baca juga: Mau Merdeka dari Cicilan KPR Lebih Cepat? Gunakan 5 Cara Ini!

Beli Rumah Di Saat Muda? Kenapa Tidak!

Apabila kamu memiliki kemampuan dan kondisi yang memungkinkan untuk membeli rumah di usia muda maka membeli rumah adalah satu hal yang sangat bermanfaat. Mengapa?

- Sarana Menabung yang Baik

Selain memiliki fungsi utama sebagai rumah tinggal. Membeli rumah juga berarti menabung untuk masa depan, dimana kamu harus menyisihkan uang untuk biaya rumah tersebut, sehingga uang tidak terpakai untuk hal-hal yang tidak penting.

- Produk Investasi yang Baik

Rumah merupakan salah satu nilai aset yang harganya cenderung naik setiap tahunnya. Walaupun tidak semua rumah memiliki nilai yang akan terus naik, tetapi sebagian besar harganya pasti akan naik terus setiap tahunnya.

Hal ini disebabkan karena ketersediaan tanah dan rumah yang semakin menipis setiap tahunnya sehingga harganya cenderung akan melambung tinggi. Hal ini tentu baik untuk kamu yang ingin berinvestasi untuk masa depan.

- Lebih Nyaman dan Fleksibel

Ketika kamu memiliki rumah sendiri, tentu kamu tidak perlu meminta izin kepada pemilik apartemen / kost ketika ingin mengadakan acara dan mengundang teman temanmu. kamu juga bisa melakukan personalisasi rumah sesuai dengan yang kamu inginkan.

Baca juga: Yakin Mau Ngekos Terus? Banyak Loh Rumah Cicilan Rp 2 Juta di Pinggir Kota

Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Harga Rumah di Pasaran

Harga pasaran rumah di masing-masing daerah tentunya berbeda beda. Pastikan kamu melakukan riset dan proyeksi terlebih dahulu untuk menentukan apakah daerah rumah yang ingin kamu beli tersebut potensial atau tidak

Membeli di daerah pinggiran namun sedang dikembangkan pusat ekonomi tentu merupakan hal yang bijak karena potensial untuk menjadi naik harganya ketimbang membeli rumah di daerah strategis namun memiliki kondisi lingkungan yang kurang baik.

- Uang Muka (DP)

Ketika kamu ingin membeli rumah dengan cara menciciil. pastikan kamu sudah memperhatikan skema cicilan dan uang mukanya. Sebisa mungkin pilihlah skema cicilan dengan DP yang paling besar sesuai dengan kemampuanmu. 

Dengan memilih uang DP sebesar mungkin akan membantu kamu meringankan cicilan rumahmu tiap bulannya. Selain itu semakin besar DP yang kamu bayarkan tentu selisih bunga KPR nya akan semakin kecil

- Pekerjaan

Sebelum membeli rumah ada baiknya kamu melakukan proyeksi pada pekerjaan yang kamu lakukan. Apakah kedepannya kamu akan dipindahkan ke luar kota, atau apakah kamu ingin bertahan di bidang tersebut? 

Bagikan: 3027 kali