Apartemen Cimanggis City yang akan dibangun oleh PT Permata Sakti Mandiri (PSM) di kawasan Depok. Foto: Rumah123/Cimanggis City

Apartemen Cimanggis City, proyek PT Permata Sakti Mandiri (PSM), menambah daftar hunian vertikal baru di kawasan Depok. Memulai soft launching pada 20 Mei 2017 mendatang dengan menargetkan penjualan 15 persen. Menyasar kelas menengah, harga per unitnya pun dibanderol Rp200 jutaan.

"Untuk pertama akan kami pasarkan Tower A dan mudah-mudahan akhir tahun ini 40 persen bisa terjual," ujar Project Director PT PSM, Sanggam Sitorus, di Cilandak Town Square, Jakarta, Kamis (18/5).

Baca juga: 2017, Kawasan Cimanggis Akan Menjadi Area Sunrise Property

PSM akan memberikan kemudahan bagi calon pembeli atau investor pemula yang tertarik membeli unit hunian ini.

"Kami tawarkan kemudahan pembayaran installment sebanyak 60 kali. Kemudian uang muka bisa dibayar empat kali," ucap Direktur Utama PT PSM, Agus Susilo, di acara yang sama.

Pengembang anyar ini  menggandeng Bank Tabungan Negara (BTN) untuk pembelian dengan cara Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

"Nanti dari kami (pengembang) akan bantu jika ada kesulitan proses KPA di bank. Biasanya kan pasti dicek bank tuh persyaratannya yang bikin sulit lolos pengajuan atau proses KPA-nya lambat," katanya.

Baca juga: 10 Tahun Lagi, Cimanggis Bakal Sangat Berkembang, Kok Bisa?

Ada 2 menara setinggi 24 lantai yang akan berdiri pada lahan seluas 1 hektare dengan total luas bangunan berkisar 65 ribu meter persegi. Tersedia 2 unit pilihan, tipe 21 dan 36 dengan total unit 1.600.

Hunian vertikal ini berlokasi strategis, tepat di Jalan Raya Bogor, berhadapan dengan Mall Cimanggis di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Apartemen Tipe Studio Seharga Rp300-500 Juta Paling Diminati di Depok

"Kami sengaja menjual harga segitu karena kompetitor di sekitar sini (Prajawangsa dan Platinum) harganya sekitar Rp300 jutaan. Sedangkan di Kota Depok harganya starting Rp500 jutaan," katanya.

Apartemen ini rencananya akan dibangun mulai kuartal IV-2017 secara bertahap. Target penyelesaiannya pada akhir 2019. "Kami masih selesaikan perizinannya dulu. Setelah semua itu selesai, baru bisa dibangun," ucapnya. (Wit)

 
Bagikan: 786 kali