universidad-de-ingenieria-y-tecnologia-2 Universidad de Ingenieria y Tecnologia (UTEC), Peru, Lima (Rumah123/Dezeen)

Kampus Universidad de Ingenieria y Tecnologia (UTEC) di Peru, Lima akhirnya terpilih menjadi bangunan baru terbaik di dunia untuk penghargaan International Prize 2016 dari Royal Institute of British Architects (RIBA). RIBA adalah asosiasi arsitek Inggris.

Ini adalah penghargaan yang baru diselenggarakan untuk pertama kalinya. Penghargaan ini terbuka untuk semua bangunan dari semua tipe, ukuran, dan biaya serta dikerjakan oleh arsitek berkualifikasi di negara mana pun dalam tiga tahun terakhir.

Baca juga: Wah, Interior Bandara Rusia Ini Dipenuhi Karya Seni

Desain kampus UTEC berhasil mengalahkan lima finalis lainnya yaitu Arquipelago Contemporary Arts Centre (Portugal), Heydar Aliyev Center (Azerbaijan), Museo Jumex (Meksiko), Stormen Concert Hall and Library (Norwegia), dan The Ring of Remembrance (Prancis).

Dewan juri diketuai oleh arsitek Richard Rogers. Para anggota di antaranya adalah Billie Tsien, Kunle Adeyemi, Philip Gumuchdjian dan Marilyn Jordan Taylor.

Baca juga: Keren Nih, Bangkok Berubah Lebih Hijau Berkat Thailine

“Grafton Architects telah menciptakan cara baru untuk berpikir bagaimana sebuah kampus universitas dengan struktur kampus vertikal yang memiliki karakteristik dan bisa merespon kondisi iklim sedang di Peru serta mereferensikan lanskap dan warisan budaya Peru,” puji para dewan juri seperti dikutip oleh Dezeen.

Dewan juri mengilustrasikan kalau kampus UTEC adalah bentuk tidak biasa dari bangunan publik. Penghargaan ini memang memberikan apresiasi kepada bangunan baru yang bisa membuat perbedaan bagi masyarakat yang menggunakan dan juga komunitas sekitar.

Baca juga: Canggih Nih, Ada Rumah Agritecture di Vietnam

Kampus UTEC ini merupakan kolaborasi dari dua biro arsitek yaitu Grafton Architects (Republik Irlandia, Eropa) dan Shell Arquitectos (Peru, Amerika Selatan).

UTEC sendiri adalah perguruan tinggi dengan spesialisasi teknik dan komputer. Lokasi kampus ini berada di tepi lembah di Distrik Barranco.

Baca juga: Rumah Baru Barack Obama Bertetangga dengan Pejabat AS dan Korps Diplomatik

Bangunan kampus UTEC ini terbuat dari beton ekspos. Gedung ini memang unik dengan lanskap teras dan juga adanya bukaan, sambungan, dan lorong saat melihat bangunan ini secara vertikal.

Di dalam bangunan, ada podium yang menciptakan ruang sirkulasi terbuka dan juga ruang pertemuan. Ruang belajar, laboratorium, dan kantor dikelilingi dan masuk ke dalam struktur beton ekspos.

Baca juga: Shanghai Tower Meraih Penghargaan Emporis Skyscraper Award 2015

“Kami menemukan kalau aspirasi pendidikan dari klien dipadukan dengan kondisi iklim unik kota Lima memberikan kami kesempatan untuk menciptakan kampus baru yang vertikal,” ujar Direktur Grafton Architects, Yvonne Farrell dan Shelley McNamara.

Bagikan: 1097 kali