“Banyak jalan menuju Roma”, banyak pula cara yang bisa ditempuh untuk beli rumah pribadi dengan lebih murah. Ini 5 trik-nya!

beli rumah murah - rumah123.com

Pergerakan harga yang terus naik, menjadi alasan utama kenapa banyak orang yang mengurungkan niat untuk beli rumah. Padahal, seperti kata pepatah “Banyak jalan menuju Roma”, banyak pula cara yang bisa ditempuh untuk memiliki hunian pribadi. Salah satunya adalah beli rumah murah, yang harganya di bawah harga pasar. Lho memangnya ada ya?

Jawabannya, ada. Banyak orang yang kepalang pesimis duluan ketika melihat harga rumah. Bahkan tak sedikit lho trik yang bisa dilakukan untuk mendapatkan rumah dengan harga lebih murah. Buat kamu yang pesimis tiap melihat harga rumah, coba deh simak 5 trik ini. Semoga kamu bisa kembali bersemangat untuk punya rumah pribadi!

Cari penjual yang lagi BU

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah mencari penjual rumah yang membutuhkan uang hasil jual rumah dalam waktu cepat. Biasanya mereka tak akan memikirkan untung. Selama rumah tersebut bisa laku dengan cepat, sang pemilik akan melepas rumah tersebut kepada pembeli tanpa berpikir lama.

Tapi untuk meminimalisir risiko, pastikan juga untuk double check kondisi rumah secara detail. Mulai dari kondisi bangunannya, hingga legalitasnya. Jangan sampai rumah tersebut ternyata berada dalam sengketa. Cara satu ini hanya berlaku untuk rumah seken dan sangat jarang terjadi dalam penjualan properti baru.  

Baca juga: Yakin Mau Ngekos Terus? Banyak Loh Rumah Cicilan Rp 2 Juta di Pinggir Kota

Beli rumah yang masih dalam tahap pembangunan

Banyak orang yang ragu untuk membeli hunian yang masih dalam tahap pembangunan. Padahal, membeli properti di saat momen pre-launching jauh lebih menguntungkan jika dilihat dari segi harga. Sebab, biasanya developer akan memasang harga lebih murah, dan kerap memberikan diskon tambahan bagi konsumen yang melakukan pelunasan uang muka saat bangunan masih dalam tahap pengerjaan.

Kelemahannya, konsumen tidak bisa mengetahui terlebih dahulu hasil jadi dari properti yang dibeli. Ada pula kasus dimana developer menunda proses pengerjaan, sehingga konsumen harus menyesuaikan kembali waktu untuk bisa menghuni properti tersebut. 

Baca juga: Awas Jadi Korban! Ini 4 Tips Jual Rumah Agar Tak Kena Tipu Pembeli

Cek situs bank yang mengadakan lelang rumah

Rumah yang dijual secara lelang adalah rumah sitaan milik nasabah bank yang tidak mampu melunasi cicilan KPR yang harus dibayarkan setiap bulan. Maka gak heran kalau harga rumah lelang lebih murah dari harga rumah di pasaran, bahkan hingga 10% perbedaannya. Beberapa bank juga ngadain program KPR untuk rumah lelang. Biar gak ketinggalan info soal rumah yang kira-kira sesuai dengan preferensi kamu, coba cek situs resmi mereka secara berkala.

Kunjungi event properti dan manfaatkan promonya

Setiap tahunnya, ada banyak sekali event properti yang diadakan. Biasanya di event-event ini, para developer menawarkan beragam promo, diskon, dan bonus yang khusus diberikan kepada pengunjung event tersebut saja. Promonya pun banyak yang menarik.

Mulai dari cicilan yang murah, pembebasan uang muka, sehingga diskon langsung. Untuk itu, rajin-rajinlah mengunjungi event seperti ini, dan jangan sia-siakan promo yang diberikan oleh developer. 

Negosiasi harga ke developer

Biasanya developer memang sudah punya patokan harga sendiri untuk properti yang dijual. Tapi tak sedikit juga kok yang terbuka terhadap tawaran harga. Kamu bisa memanfaatkan hal ini untuk melakukan tawar menawar harga ke mereka.

Selama masih masuk akal dan masih menguntungkan, kemungkinan besar developer akan menyetujui penawaran tersebut. Lumayan kan kalau kamu dapet potongan harga Rp20 juta - Rp30 jutaan?

Bagikan: 6573 kali