Ilustrasi. Foto: Rumah123//iStock

Bukan hanya karena besar gajimu yang menentukan apakah kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) kamu bisa disetujui atau ditolak oleh pihak bank, melainkan juga kepatuhan kamu membayar semua utang atau cicilan kredit apapun. Ya kredit motor, mobil, barang elektronik, gadget, bahkan kredit panci sekalipun.

Sering juga terjadi tunggakan pembayaran kartu kredit. Sebaiknya hindari menggunakan kartu kredit jika kamu merasa tidak bisa mengelola uang dan kurang kendali dalam pengeluaran. Pahami bahwa kartu kredit adalah alat pembayaran yang memudahkan, bukan kartu untuk kamu berutang, apalagi dalam jumlah melebihi limit.

Baca juga: Mau Pake Kartu Kredit? Ingat, Kamu Mesti Bijaksana Lho!

Kalau kamu terjebak dalam kasus kartu kredit, memang harapan untuk punya rumah melalui kredit pemilikan rumah/apartemen (KPR/KPA) bisa tertunda. Padahal, kalau kamu menunda beli rumah sekarang, maka akan semakin tak terbeli saja.

Dikatakan sebanyak 11,4 juta penduduk di Indonesia masih belum memiliki rumah. Sementara Program Sejuta Rumah yang digagas pemerintah dan ditargetkan bisa tercapai tiap tahunnya, masih mengalami backlog (kekurangan).

Baca juga: 5 Hal yang Bikin Proses Kredit Rumah Pertama Ga Ribet

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Syarif Burhanuddin, mengatakan, ada 100 ribu pemohon KPR tiap tahun.

"Tetapi, hanya 10 ribu yang diloloskan oleh bank tahun kemarin (2016) melalui proses BI Checking. Sedangkan pada 2015 malah cuma 7 ribu saja yang lolos," ucapnya pada acara 2nd Property & Summit 2017, di Jakarta, Selasa (16/5).

Penyebab utama tak lolos, ya apalagi kalau bukan akibat menunggak pembayaran kredit. "Meski slip gaji sebagai acuan pengajuan KPR angka penghasilannya tinggi, tetap tidak menjamin lolos," katanya. (Wit)

Bagikan: 4209 kali