Foto: Rumah123/iStock
 

Sekarang ini kamu bisa aja beli rumah gak pake uang muka atau Down Payment (DP) alias DP 0% karena Bank Indonesia sudah menyerahkan masalah DP kepada pihak bank pemberi Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tapi, supaya permohonan KPR kamu bisa disetujui ada syaratnya loh!

Nah, sebelum kamu mengajukan KPR, coba kamu pahami dulu beberapa hal berikut ini:

Persiapkan Rekam Jejak Kredit

Pihak bank pasti akan menelusuri rekam jejak kredit kamu selama ini. Nah, langkah penting yang harus kamu lakukan sebelum kamu mengajukan KPR adalah menjaga pola pembayaran semua tagihan kamu apakah itu tagihan kartu kredit, KTA, cicilan barang di took online, dan sebagainya. Perbaiki reputasi dan rekor pinjaman kamu dua tahun terakhir sebelum kamu mengajukan KPR.

Baca juga: 3 Bulan Lagi Bunga KPR Naik! Beli Rumah Sekarang, It’s Now Or Never!

Jaga Alur Rekening

Hindari terlalu sering memindahkan uang antarrekeningmu. Pihak bank akan mempertanyakan hal itu. Meski bukan isu besar, tapi bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan akhir.

Pertimbangkan Besaran DP

Saat ini, pemerintah sudah melonggarkan DP, bahkan untuk pembeli rumah pertama bisa tanpa DP. Sebelumnya, berlaku aturan membayar DP 15% dari harga rumah. Sebenarnya kalau kamu punya uang lumayan lebih, ga ada salahnya kamu maksimalkan uang mukanya karena bisa memperkecil nominal cicilan per bulannya. Ga ada ruginya deh!

Baca juga: Bank Siap Berikan DP 0% Tapi Gak pada Setiap Nasabah

Rekam Jejak Pekerjaan

Ingat ya, konsistensi dalam rekam jejak karir juga memengaruhi penilaian pihak bank. Setidaknya saat kamu mengajukan KPR, kamu sudah bekerja selama dua tahun di sebuah perusahaan. Sering berpindah kerja di satu bidang, dan mendapatkan kenaikan signifikan tentu akan berdampak penilaian positif. Sebaliknya, sering berpindah kerja dengan status karyawan yang tidak menentu, tentu akan memperkecil kemungkinan KPR kamu disetujui

Konsultasi Dulu Lebih Baik

Nah, sebelum kamu benar-benar mengajukan permohonan KPR, coba diskusikan lebih dulu dengan pihak bank. Hitung dengan saksama berapa besaran DP dan cicilan per bulan yang harus kamu bayar. Jangan lupa soal tenor juga ya! Karena hal ini juga memengaruhi besaran cicilan yang harus kamu bayar.

*

Bagikan: 2739 kali