Jembatan Museum- Rumah123.com Biro Arsitek Asal China, Atelier FCJZ Mendesain Sebuah Bangunan yang Merupakan Perpaduan Antara Jembatan Penyeberangan Orang dan Museum Seni (Foto: Rumah123/Dezeen)

Pembangunan Jishou Art Museum telah selesai. Bangunan ini memadukan jembatan dengan museum. Orang yang melintasi jembatan ini bisa menikmati karya seni.

Biro arsitek China, Atelier FCJZ mendesain bangunan yang berada di Jishou, provinsi Hunan, China. Museum dan jembatan ini melintasi Sungai Wanrong yang melewati kawasan kota tua Jishou. Kota ini berjarak lebih dari 1.600 kilometer dari ibu kota China, Beijing.

Arsitek terinspirasi dari kawasan Xiangxi yang berbukit. Desain jembatan ini menyeleraskan dengan bangunan yang ada di sekelilingnya, rumah-rumah tua. Warna abu-abu mendominasi eksterior jembatan.

Baca juga: Gimana Rasanya Melewati Jembatan Terpanjang Di Dunia

Jembatan Museum- Rumah123.com Musem Sekaligus Jembatan Ini Berada di Jishou, Provinsi Hunan, China. Jembatan Menghubungkan Kawasan Kota Tua dengan Area Urban (Foto: Rumah123/Dezeen)

Hal ini berbeda dengan interior bangunan. Atelier FCJZ merancang bagian dalam dengan desain lebih modern.

Sejumlah rangka baja menopang bangunan. Warna abu-abu juga mendominasi terutama pada bagian galeri seni, sementara bagian jembatan didominasi warna metal.

Arsitek ingin mengajak orang-orang yang melintasi jembatan setiap hari ini untuk bisa berinteraksi dengan seni. Jembatan ini memang menjadi akses kota lama dengan kawasan urban.

Baca juga:  Wow, Ini Dia Jembatan Cetakan 3D Print Terpanjang di Dunia

Jembatan Museum- Rumah123.com Bangunan Ini Terdiri Dari Dua Bagian, Jembatan Penyeberangan dan Museum. Arsitek Ingin Agar Orang Bisa Menikmati Karya Seni Saat Melintas (Foto: Rumah123/Dezeen)

Sebelumnya, pemerintah kota berencana membangun museum seni yang baru di area pembangunan kota baru yang berada di luar kota. Namun, arsitek mengajukan proposal pembangunan museum baru di tengah kota yang lebih mudah diakses.

“Sungai melintasi pusat kota Jishou, ini menjadikan lokasi berada di tengah kota untuk museum seni di atas air,” ujar Atelier FCJZ seperti dikutip oleh situs desain dan arsitektur Dezeen.

“Museum seni ini secara alami juga menjadi jembatan penyeberangan orang. Kami berharap orang Jishou tidak hanya melakukan perjalanan istimewa untuk melihat karya seni tetapi juga berinteraksi dengan seni saat menuju ke tempat kerja, sekolah, atau berbelanja,” lanjutnya.

Baca juga:  Sebelum Jadi Museum Seni Kontemporer, Bangunan Ini Ternyata Lumbung Biji

Jembatan Museum- Rumah123.com Arsitek Terinspirasi dari Bangunan Sekitar Jembatan. Eksterior Jembatan Mirip dengan Rumah-Rumah di Sekitarnya (Foto: Rumah123/Dezeen)

Bangunan ini sebenarnya terdiri dari dua bagian yang mempunyai fungsi berbeda tetapi saling melengkapi. Ada bagian jembatan penyeberangan untuk orang melewati sungai.

Ada juga bagian galeri seni. Bagian ini memiliki podium yang digunakan oleh mereka yang melintasi jembatan untuk berhenti dan beristirahat.

Bangunan ini juga mempunyai kantor, toko-toko, dan juga ruang minum teh. Jembatan dan museum ini memiliki fasad kaca sehingga cahaya matahari bisa masuk, sementara saat malam, bangunan ini terlihat indah dari luar.

Baca juga: Wow, Museum Ini Akan Dibangun oleh Robot dan Drone

Jembatan Museum- Rumah123.com Galeri Seni Ini Dihadirkan Agar Masyarakat Sekitar dan Juga Orang yang Melintas Bisa Menikmati Karya Seni (Foto: Rumah123/Dezeen)
Bagikan: 407 kali