Ilustrasi (Rumah123/Qatar Living)

Kamu pasti sering tidak menghabiskan makanan yang dipesan saat makan di warung atau restoran? Yakin nggak pernah? Pasti pernah, kalau nggak mau dibilang sering.

Kamu sering membuang makanan yang dimasak di rumah? Hmm, pastinya kamu sering menjumpai nasi, lauk pauk, dan buah-buahan terbuang karena tidak sempat dimakan.

Baca juga: Dapur Selalu Bersih, Makanan pun Jadi Sehat

Soal perilaku orang Indonesia yang doyan membuang makanan ini ternyata terungkap dalam sebuah riset yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit yang merupakan bagian Economist Group.

Riset dengan tajuk Fixing Food: Towards a More Sustainable Food System ini dilakukan pada 2016. Tujuannya adalah untuk memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan kesadaran di antara konsumen untuk mengatasi masalah membuang makanan.

Baca juga: Ingin Selalu Menyantap Makanan Sehat? Pasang Cermin di Ruang Makan!

Hasilnya luar biasa mencengangkan. Indonesia menjadi negara nomor dua di dunia yang termasuk suka membuang makanan. Mau tahu besar angkanya? Hampir 300 kilogram makanan per orang per tahun! Wow, nggak nyangka kan?

Siapa yang paling parah? Ternyata Arab Saudi yang menempati posisi pertama. Negara lainnya yang doyan membuang makanan adalah Amerika Serikat dengan jumlah 277 kg makanan per orang per tahun dan Uni Emirat Arab dengan jumlah 196 kg per orang per tahun.

Baca juga: Peralatan Makan Bersih Mengkilap Berkat Gula! Lho Memang Bisa?

Tingginya angka pembuangan makanan bisa disebabkan juga oleh buruknya infrastruktur antara daerah yang memproduksi makanan dan kawasan yang memiliki penduduk banyak. Ada jeda yang panjang dalam distribusi dan transportasi makanan.

“Ada masalah dalam jaringan pasokan, kami sering menemukan masalah terkait dari sulitnya produksi makanan saat produk masuk ke pasar atau menjangkau konsumen,” ujar pakar energi terbarukan pada perusahaan rekayasa teknik CDM, Aretha Aprilia seperti dikutip oleh Jakarta Globe.

Baca juga: Ayo, Atur Dapur dan Biasakan Makan yang Sehat

Terlepas dari permasalahan ini, sebenarnya kamu bisa melihat sendiri kan, kalau kamu sering kali memesan makanan terlalu banyak saat nongkrong bersama teman-teman. Iya nggak? Pastinya kamu sering tidak menghabiskannya.

Solusinya sih mudah. Kamu memesan makanan sesuai dengan jumlah orang yang datang, kamu menghabiskannya di tempat, dan bungkus saja untuk dibawa pulang atau berikan saja kepada mereka yang membutuhkan.

Baca juga: Ledek Presiden AS, Biro Desain Malaysia Rancang Meja Makan Terpanjang

Hal yang sama terjadi di rumah. Kalau kamu memasak terlalu banyak dan merasa tidak mungkin menghabiskannya, kamu bisa memberikannya kepada tetangga.

Tidak ada salahnya memberikan makanan kepada tetangga yang berkecukupan, anggap saja kamu sedang menjalin silaturahmi. Atau kamu bisa memberikan makanan itu kepada tetangga yang membutuhkan. Coba tengok ke lingkungan sekitar.

Baca juga: 4 Tahun "Makan" dari Tempat Sampah, Perawat Ini Bisa Beli Apartemen Rp13 Miliar!

Kalau tidak ada, coba berikan makanan itu kepada satpam yang menjaga kompleks rumah, ojek pangkalan, atau siapa saja yang kamu rasa membutuhkan. Mudah kan? Mulai sekarang jangan suka membuang makanan ya, berikan makanan itu segera ke orang lain.

Bagikan: 550 kali