Lebaran- Rumah123.com Orang Tua Harus Mengajarkan Etika Dan Tata Kepada Anak Saat Mendapatkan Uang Lebaran Dari Kerabat, Tetangga, Dan Lainnya (Foto: Rumah123/Getty Images)

Saat lebaran, bagi kamu yang sudah menjadi mom and dad, pastinya putra putri kamu akan menerima uang lebaran dari orang. Jangan lupa untuk mengajarkan etika dan tata krama saat anak menerimanya.

Ketika bertandang ke rumah tetangga, saudara, orang tua, mertua, paman bibi, kakak ipar, dan lainnya, hal biasa ketika anak-anak mendapatkan salam tempel dari mereka yang lebih tua. Ada yang memberikan dalam amplop, memasukkan ke dalam saku, atau memberikan langsung.

Sebagai orang tua, kamu harus mengajarkan tata krama dan etika saat anak-anak menerima pemberian dari orang lain. Biasanya kamu akan berujar, “Adik jangan lupa bilang terima kasih ya kalau dikasih uang lebaran.”

Baca juga: Hati-Hati Kudapan Lebaran, Makan Tiga Nastar Sama Dengan Sepiring Nasi

Kala kamu kecil, kamu juga mendapatkan perlakukan serupa. Kamu memperoleh uang lebaran dari kakek nenek, paman bibi, teman orang tua. Lantas kamu diminta oleh orang tua untuk mengucapkan terima kasih kepada orang yang memberikan uang lebaran.

Waktu berjalan, saatnya kamu yang meminta putra putri kamu untuk melakukan sejumlah hal ketika menerima uang lebaran.

Pada momen ini juga kamu bisa mengajarkan sopan santun. Anak-anak belajar tata krama dan etika saat menerima pemberian.

Baca juga: Tips Bagi-Bagi Uang Lebaran Tanpa Bikin Dompet Jebol

 

Mengucapkan “Kata Sakti” Terima Kasih

Terima kasih merupakan salah satu kata-kata sakti selain mohon maaf dan minta tolong. Sebelum melakukan kunjungan silaturahmi, kamu bisa mengingatkan putra putri untuk mengucapkan terima kasih saat diberi uang lebaran oleh siapa pun mulai dari kakek nenek, paman bibi, tetangga, dan lainnya.

 

Tidak Lupa Untuk Bersalaman Usai Menerima Uang Lebaran

Selain mengucapkan terima kasih, ajarkan anak untuk bersalaman setelah menerima uang lebaran. Jika kerabat dekat seperti kakek nenek dan om tante, rasanya tidak masalah kalau anak-anak mencium tangan.

 

Menjelaskan Jumlah Uang yang Diterima

Kalau anak-anak kamu sudah mengerti besar nominal uang, kamu bisa menjelaskan kenapa kakak bisa menerima uang Rp100 ribu, sedangkan adik hanya memperoleh Rp50 ribu. Kamu harus menjelaskan perbedaan pemberian berdasarkan alasan yang bisa dipahami.

 

Memberitahu Kalau Tidak Semua Orang Memberikan Uang Lebaran

Anak kecil biasanya polos. Mungkin saat dia bertandang ke rumah A dan B, dia mendapatkan salam tempel. Namun, ketika ke rumah C, tidak ada uang lebaran sama sekali. Kamu harus bisa menjelaskan kepada putra putri bahwa tidak semua orang akan memberikan uang lebaran, namun memberikan hadiah berupa coklat, mainan, baju, atau lainnya.

 

Mulai Mengajarkan Kegunaan Uang

Hal biasa kalau anak-anak bisa mengumpulkan uang hingga jutaan saat lebaran lantaran banyak yang memberikan uang lebaran. Bagi anak-anak yang sudah mengerti uang tentunya ingin berbelanja mainan, sepatu, dan lainnya. Saatnya untuk mengajarkan kepada anak-anak mengenai uang bisa dimanfaatkan untuk banyak hal seperti membeli peralatan sekolah hingga beramal.

 

Mengajarkan Anak untuk Berinvestasi

Saat anak menerima uang lebaran dan ingin menghabiskannya, kamu bisa mulai untuk mengajarkan anak untuk berinvestasi. Caranya dengan menyisihkan uang lebaran untuk menabung untuk masa depan dan juga beramal untuk investasi akhirat. Sebaiknya anak mulai belajar menabung dan berhemat sejak dini.

Bagikan: 412 kali