Berencana untuk membeli rumah baru di pengembang? Sebelum itu, pahami dulu apa itu site plan agar kamu memahami prospek kawasan ke depannya!

site plan

Peningkatan jumlah pembangunan area perumahan tak pelak membuat persaingan di industri properti menjadi semakin memanas. 

Para developer dituntut sigap dan cerdas untuk membuat perencanaan area yang akan dibangun alias site plan dengan baik agar dapat menarik perhatian calon pembeli. 

Site plan atau rencana tapak merupakan blueprint yang akan menentukan potensi serta daya saing suatu kompleks perumahan ke depannya. 

Maka dari itu, pembuatannya harus dilakukan secara matang dan teliti agar meminimalisir biaya tambahan yang diperlukan dari pengembangan kawasan tersebut. 

Apa itu site plan? 

Pernahkah kamu melihat peta suatu kawasan tempat tinggal atau perkampungan yang menampilkan keseluruhan bangunan?

Begitu juga dengan akses jalan, dan fasilitas pendukung di dalamnya? 

Site plan adalah sebuah rancangan gambar berbentuk dua dimensi.

Rancangan tersebut menampilkan detail pembangunan suatu kawasan.

Dengan berbagai bangunan atau kavling lengkap bersama elemen penunjang yang dibuat dengan skala batas area tertentu.

Rencana tapak inilah yang akan digunakan untuk pihak developer mempromosikan area kavling perumahan yang dipasarkan beserta fasilitas penunjangnya kepada pembeli. 

Pembagian luas kawasan yang dapat digunakan biasanya mengikuti persentase berikut: 

- Maksimal 65% untuk bangunan perumahan; 

- 20% untuk akses jalan;

- 10% untuk area terbuka dan fasilitas publik; 

- 5% untuk kebutuhan komersial. 

Fungsi dan peraturan mengenai site plan 

Dengan menggunakan site plan, tampak area secara fisik dapat terlihat bersama setiap bangunan, serta sarana dan prasarana yang berada di lingkungan sekitarnya. 

Mulai dari akses jalan yang dapat digunakan, sampai fasilitas pendukung seperti pusat perbelanjaan, kesehatan, pendidikan, perniagaan, rumah ibadah, lapangan terbuka, dan lainnya. 

Rencana tapak juga menjadi syarat dokumen wajib untuk bisa mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). 

Berdasarkan peraturan yang berlaku di Indonesia, terdapat beberapa poin regulasi terkait rencana tapak yang mesti diperhatikan: 

1. Setiap orang atau badan hukum yang akan merencanakan penggunaan lahan untuk keperluan pembangunan proyek atau bangunan harus mendapat izin lokasi atau advice planning dari pejabat yang berwenang sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

2. Setiap orang atau badan hukum yang melakukan pembangunan atas tanah yang dibebaskan sesuai dengan izin lokasi atau rekomendasi atau fatwa rencana pengarahan lokasi, terlebih dahulu dibuat rencana tapak untuk diajukan pengesahannya kepada walikota setempat melalui kepala instansi yang berkaitan dengan tata kota dan pemukiman.

3. Rencana tapak dibuat dalam bentuk gambar atau peta dalam skala tertentu, di atas kertas kalkir dengan bentuk format yang telah ditetapkan oleh instansi atau dinas.

4. Setiap orang atau badan hukum yang akan melaksanakan pembangunan sarana ibadah dan pendidikan atau yang bersifat sosial murni dengan luas tanah kurang dari 5.000 m2 dibebaskan dari persyaratan pengesahan rencana tapak.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam site plan 

Sebelum melakukan pembangunan sebuah kawasan perumahan, pihak pengembang perlu membuat rencana tapak dengan mempertimbangkan berbagai komponen penting. 

Tujuannya agar kawasan yang akan dibangun tidak menimbulkan dampak buruk pada lingkungan  dalam jangka panjang. 

Berikut ini hal-hal yang wajib dipertimbangkan dalam sebuah site plan

1. Pembagian kavling baiknya dirancang secara strategis dalam kelompok tertentu guna menghindari konflik sosial yang mungkin timbul.

2. Area jalan yang lebar hendaknya dibuat dengan akses yang dapat memudahkan penghuni mudah berinteraksi.  

3. Fasilitas umum seperti taman bermain, rumah ibadah, ruang terbuka hijau, dan sekolah perlu disediakan. 

4. Sistem drainase harus dibuat dibuat dengan perencanaan yang baik untuk menghindari banjir dan air yang menggenang di musim hujan. 

Baca juga: 6 Pertanyaan yang Wajib Diajukan Ke Developer Sebelum Beli Rumah

Pentingnya site plan untuk diketahui calon pembeli 

Dengan mempertimbangkan rencana tapak perumahan yang tersedia, calon pembeli dapat memilih unit yang sesuai dengan kemudahan akses jalan serta fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Jadi, sudah sepatutnya kamu yang hendak membeli rumah baru memahami penjelasan di atas terlebih dahulu.

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu.

Untuk mengetahui tips beli rumah lainnya, simak terus artikel.rumah123.com

Bagikan:
1280 kali