ibu kota baru kaltim Sumber: Bisnis.com

Ibu kota baru Kalimantan Timur dalam beberapa waktu ke belakang menjadi perbincangan, karena prosesnya akan segera dibangun tahun ini.

Meski demikian, sebelumnya proses pembangunan kota baru Kalimantan Timur akan ditunda sementara waktu pasca proses pemulihan pandemi COVID-19.

Untuk memperjelas teknis pembangunan Ibu kota baru Kalimantan Timur, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BPPN Suharso Monoarfa menjawab nasib warga lokal, hutan hingga lokasi IKN.

Ada beberapa prediksi terbaik proses pembangunan IKN menurut warga lokal asli Kalimantan Timur sebagai berikut : 

1.  Warga Kalimantan Timur tidak terpinggirkan 

Suharso meyakinkan jika penduduk asli Kalimantan Timur tidak akan terpinggirkan saat resmi menjadi Ibu kota Baru Kalimantan Timur, selama warga tersebut mempunyai mental pemenang.

“Mental pemenang itu penting dan mental pemenang ini harusnya dibentuk oleh para pemimpin di sini, jadilah masyarakat ini masyarakat yang memiliki mental pemenang, saya kira kaltim mempunyai potensi tersebut, karena itu IKN di sana,” ujar Suharso saat mengunjungi sekaligus menginap yang dikutip dari laman YouTube Bappenas RI.

Suharso menjelaskan mental pemenang adalah kemampuan menerima yang tinggi sekaligus terbuka dan bisa menganggap dirinya bagian dari semua yang hadir di IKN kemudian hari.

2.  Ibu Kota Baru Kalimantan Timur akan tetap menjadi Paru-Paru Dunia 

Kekhawatiran lain akan pembangunan Ibu kota Baru Kalimantan Timur adalah kelestarian hutan di Kaltim. 

Hutan di Kaltim dikenal sebagai paru-paru dunia, namun dikhawatirkan akan tergerus seiring pembangunan IKN.

Suharso memastikan jika identitas hutan Kalimantan Timur tidak akan hilang karena pemanfaatan energi di ibu kota baru akan menggunakan energi terbarukan, sehingga ramah lingkungan.

“Dengan demikian cara kita membangun nanti ibu kota ini, itu tentu tidak didasarkan dengan cara-cara yang lama, yang konvensional, tetapi akan memperkaya dan memperhitungkan soal emisi tadi, karenanya ke depan nanti tidak akan menggunakan energi-energi yang bukan terbarukan, kita tidak menggunakan energi fosil misalnya, energi masa lalu, kita ingin menggunakan energi terbarukan,” ungkapnya.

3.  Ibu kota Baru Kalimantan Timur akan menjadi pionir pengelolaan limbah 

Selanjutnya, pembangunan Ibu kota Baru Kalimantan Timur akan diupayakan bebas dari penggunaan plastik. Pasalnya, Kaltim diproyeksikan menjadi pionir baik dalam pengelolaan limbah.

“Plastik kalau itu bisa, kemarin saya sudah sampaikan ke Pak Gubernur dan Bupati itu dilarang plastik di kawasan Kaltim ini.” katanya.

Kehadiran Suharso dalam beberapa waktu ke belakang di Kaltim baru-baru ini sebagai bagian dari upaya groundbreaking pembangunan IKN.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai beberapa hal mengenai jaminan pemerintah terhadap pembangunan Ibu Kota baru Kalimantan Timur. 

Temukan inspirasi menarik seputar properti, selengkapnya di Rumah123.

"Yuk, cari tahu rekomendasi properti terbaik bersama Jatiasih Central City selengkapnya."
Bagikan:
2059 kali