jalan layang mbz Sumber: Kompas.com

Jalan Tol Layang MBZ atau Tol layang Jakarta-Cikampek akan ditutup selama pelarangan mudik 2021.

Hal ini dilakukan oleh PT Jasa Marga, untuk membatasi pergerakan arus lalu lintas keluar dan masuk Jabodetabek agar dapat meminimalisir angka penyebaran COVID-19.

Menurut Operation & Maintenance Management Group Head Jasa Marga, Atika Dara Parahita mengatakan jika Jalan Tol Layang MBZ ditutup seluruh aksesnya baik arah Jakarta maupun Cikampek, pada akses keluar dan masuk. Belum diketahui kapan jadwal penutupannya.

“Kami juga akan melakukan penutupan sementara Jalan Tol Layang MBZ sesuai dengan masukan dari pihak Kepolisian. Namun untuk jadwalnya sendiri, hingga saat ini kami masih menunggu surat persetujuan dari Menteri PUPR.” ujarnya.

Jasa Marga juga akan memastikan untuk melaksanakan check point atau lokasi penyekatan di jalan tol yang sudah berkoordinasi dengan Kepolisian dan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

“Jasa Marga akan menyiagakan sarana prasarana dan personil untuk mendukung pelaksanaan dan pengawasan Kepolisian di lokasi check point tersebut, termasuk melengkapinya dengan CCTV,” ujarnya.

Untuk layanan transaksi, Jasa Marga turut mengantisipasi adanya pengalihan lalu lintas di gerbang tol terdekat dengan posko penyekatan, termasuk Jalan Tol Layang MBZ. 

Pihaknya akan menyiapkan mobile reader dan tambahan petugas tapping di gerbang tol untuk meningkatkan kapasitas transaksi serta memastikan keberfungsian peralatan tol dan kelengkapan operasionalnya.

Di tempat istirahat atau layanan rest area (TIP), Jasa Marga melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menerapkan physical distancing & protokol kesehatan COVID-19, dengan membatasi kapasitas parkir 50% dan waktu singgah pengunjung.

“Kami juga menyediakan posko kesehatan dalam pelaksanaan random check sampling rapid test antigen di rest area, berkoordinasi dengan Satgas COVID-19 Daerah,” kata Direktur Pengelolaan Gedung dan Fasilitas PT Jasa Marga Related Business Tita Paulina.

Hingga saat ini, lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut berada di beberapa wilayah meliputi : TIP KM 519 B Tol Solo-Ngawi, TIP KM 57 A Tol Jakarta-Cikampek, TIP KM 72 A dan KM 88 A Jalan Tol Cipularang.

“Untuk prediksi volume lalin meninggalkan Jabotabek tertinggi akan terjadi pada 11 Mei 2021 (H-2) sebesar 109,327 kendaraan. Selain pada periode H-6 sampai dengan H-1 Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, kami memprediksi adanya peningkatan volume lalin pada masa pengetatan mudik yang jatuh pada hari Rabu 5 Mei 2021, dengan jumlah 138,508 kendaraan yang meninggalkan Jabotabek. Dua prediksi ini juga merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat GT Barrier/Utama yang telah disebutkan sebelumnya,” tuturnya.

Demikian beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang penutupan Jalan Tol Layang MBZ selama pelarangan mudik 2021. 

Untuk cari tahu informasi menarik seputar properti, selengkapnya di Rumah123

"Berencana untuk beli properti? Temukan pilihan terbaik bersama Apartemen Vasaka Solterra selengkapnya."

Bagikan:
303 kali