jakarta tenggelam

Jakarta tenggelam pada 2050? Bagi warga Jakarta tidak perlu panik dahulu, ada sejumlah fakta unik di balik ancaman ini, apa saja sih ya.

Penelitian para ahli lingkungan hidup memperkirakan bahwa seluruh wilayah utara Jakarta akan tenggelam pada tahun 2050.

Prediksi Jakarta tenggelam  akan terjadi apabila tidak ada penanganan infrastruktur yang komprehensif, baik pemerintah pusat maupun dari Pemda DKI Jakarta.

Ada fakta menarik dari ancaman kenaikan permukaan laut di Jakarta dan sekitarnya yang semakin masif.

Untuk itu, pemerintah dituntut untuk segera merampungkan pembangunan proyek-proyek infrastruktur pengendali banjir Jakarta.

Situs properti Rumah123.com akan merangkum dari berbagai sumber mengenai sejumlah fakta menarik mengenai Jakarta tenggelam.

Sebelumnya, Rumah123.com juga pernah membahas hal serupa pada 2018 lalu, 95 persen wilayah Jakarta Utara akan tenggelam pada 2050.

Fakta Terkait Jakarta Tenggelam

1. Pengeluaran Dana Besar

Seperti diketahui bersama, pemerintah sedang menggenjot konstruksi infrastruktur pengendalian banjir di Jakarta.

Menukil dari laman Kompas.com, berdasarkan data Fitch Solutions Country Risk & Industry Research, pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp889,3 triliun atau setara dengan U$D 62,3 miliar.

Dana besar tersebut digunakan antara lain untuk membangun proyek giant sea wall atau tembok laut raksasa, yang menelan biaya hingga U$D 40 miliar atau setara Rp571 triliun.

Tak hanya itu, pemerintah juga mengeluarkan biaya besar sejumlah U$D 4,5 miliar atau setara Rp64,2 triliun untuk membangun proyek jaringan pipa di wilayah tersebut.

2. Bangun Tembok Raksasa

Pembangunan megaproyek infrastruktur tembok laut raksasa itu dirancang untuk melindungi wilayah pantai utara Jakarta, tentunya dari naiknya permukaan air laut.

Selain itu, konstruksi giant sea wall didesain untuk mengurangi risiko banjir besar yang mengancam wilayah Ibukota.

3. Terhambat Isu Lingkungan

Para ahli memang telah memperkirakan kalau sejumlah wilayah Jakarta memang akan tenggelam, hal ini tentu mengkhawatirkan.

Namun, kenyataannya kalau kemajuan proyek infrastruktur dari penanggulangan banjir tersebut tidak mengalami kemajuan yang signifikan, lantaran adanya kekhawatiran akan merusak lingkungan.

Banyak para pelaku industri perikanan merasa khawatir pembangunan proyek yang ditujukan untuk melindungi banjir Jakarta tersebut akan merusak ekologi.

Pada akhirnya, hal ini akan berdampak mengganggu habitat hewan laut, terutama ikan, sehingga hasil tangkapan nelayan akan berkurang.

4. Akan Mengganggu Stabilitas Nasional

Fenomena air laut yang naik dan turunnya permukaan tanah Jakarta, diprediksi akan mengganggu stabilitas nasional.

Lho kok bisa? Jadi, dengan ancaman daratan utara Jakarta yang tenggelam akan mengganggu kegiatan ekonomi dan mata sumber mata pencarian warga di wilayah tersebut.

Tak hanya di Jakarta, risiko banjir juga terus terjadi dan akan berdampak pada stabilitas nasional secara keseluruhan. Untuk itu, proyek infrastuktur penanggulan banjir perlu selesaikan segera.

"Kami berharap, pembangunan infrastruktur dan tata ruang Ibukota Negara baru di Kalimantan Timur juga mempertimbangkan risiko terkait banjir," ujar laporan Fitch.

5. Bukan Hanya Jakarta yang Tenggelam

Belum lama ini, Verisk Maplecroft, salah satu firma riset terkemuka di dunia, merilis laporan 100 kota di dunia yang terpapar risiko lingkungan terutama banjir.

CNBC Indonesia mengutip laporan tersebut bahwa ada pula kota lain di Indonesia yang terancam tenggelam pada tahun 2050, selain Jakarta Utara.

Surabaya dan Bandung masing-masing berada di urutan ke-4 dan ke-8 dalam daftar wilayah yang diprediksi bakal tenggelam.

Sedangkan untuk peringkat 20 besar, terdapat pula dua kota di Pakistan, yakni Karachi di urutan 12 dan Lahore ke-15, yang juga berisiko tenggelam. Kedua  wilayah itu merupakan kota paling padat penduduknya.

Wah, kalau Jakarta tenggelam, kamu sebagai warga ibu kota mau pindah ke mana nih? Pindah ke kota lain atau pindah pulau?

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel menarik mengenai berita properti atau tentang kota di Indonesia.

Pilihan yang tepat untuk berinvestasi properti atau memiliki hunian vertikal di Jakarta Timur adalah Tamansari Skyhive Apartment.

Bagikan:
272 kali