Warga kota yang nyaman jalan-jalan sore karena tak diganggu mobil yang lalu-lalang. Kapan Jakarta bisa begini? Foto: Rumah123/Getty
 

Kota Jakarta sering disebut ‘neraka’ oleh sebagian orang saking seringnya terjadi kemacetan di jalan-jalan rayanya. Tapi, biar macet, kota ini sering dirindukan secara terang-terangan ataupun diam-diam. Maklum ini ada kaitannya dengan dapur ngebul atau isi ulang kocek supaya gak jadi orang bokek. Alhasil, jutaan orang tiap hari datang-pergi ke Jakarta untuk mengadu nasib. Sementara masalah kemacetan jalan tak jua berujung.

Sejumlah langkah dan upaya tentu saja sudah dilakukan untuk mencari solusi kemacetan Kota Jakarta, tapi ya belum banyak berubah. Mungkin Jakarta mau tiru Kota Pontevedra di Spanyol sebagai solusi?

Seperti dikutip dari intisari.grid.id, Kamis (4-10-2018), di Kota Pontevedra ada area yang bebas dari lalu-lalang mobil sehari-harinya. Pemerintah kota ini melarang mobil melintas di area tersebut. Sejak 1999, pelarangan mobil di kota ini berhasil dilakukan.

Baca juga: Pelican Crossing Bakal Gantikan JPO di Bundaharan HI, Ati-Ati Aja Kalau Nyeberang!

Sang Wali Kota, Miguel Anxo Fernandez Lore, penggagas pelarangan tersebut mengatakan, “Sebelum saya menjadi Wali Kota, 14.000 mobil melewati jalan ini setiap hari. Lebih banyak mobil melewati kota dalam sehari daripada orang yang tinggal di sini," kata Lore yang menjabat Wali Kota sejak 1999 hingga sekarang.

Prinsip Lore sederhana saja, memiliki mobil taidak lantas memberikan hak bagi seseorang untuk menempati ruang publik di kota pemerintahannya. Bagusnya sikap ini didukung pula oleh Kepala Infrastruktur Pontevedra, Cesar Mosquera.

Bagikan: 1152 kali