bali- rumah123.com Pantai di Bali. Konsultan Properti Asal Inggris, Savills Memasukkan Tiga Kota di Indonesia Yaitu Denpasar, Jakarta, dan Batam dalam Daftar Kota dengan Pertumbuhan Turis Tertinggi di Dunia (Foto: Rumah123/Getty Images)

Tiga kota di Indonesia yaitu Jakarta, Batam, dan Denpasar masuk dalam daftar 10 kota di dunia dengan pertumbuhan turis terbesar.

Konsultan properti asal Inggris, Savills merilis laporan bertajuk 6 Trends in Tourism: Tourism Trends That Are Disrupting Real Estate And Opportunities They Present pada September 2019.

Savills berkantor pusat di London, Inggris. Konsultan properti ini memiliki kantor di 60 negara termasuk Indonesia.

Baca juga: Punya Nyali Buat Ikut Wisata ke Bangunan Berhantu?

Hasil riset ini mengungkapkan tren dalam dunia pariwisata. Dalam risetnya, terungkap bahwa tiga kota di Indonesia yaitu Jakarta, Batam, dan Denpasar masuk dalam daftar 10 kota dengan pertumbuhan turis terbesar di dunia.

Denpasar berada di posisi ketiga dengan pertumbuhan 32,7 persen. Jakarta berada di peringkat kelima dengan 29,2 persen, sedangkan Batam berada di posisi delapan dengan 23,3 persen.

Posisi pertama ditempati oleh Yerusalem dengan pertumbuhan mencapai 34,7 persen. Yang menarik adalah empat kota di India yaitu Delhi, Mumbai, Agra, dan Chennai masuk dalam 10 besar.

Turis China Mendominasi Wisatawan Dunia

China menjadi “pemasok” wisatawan untuk pasar global. Ada 150 juta wisatawan asal China yang melancong ke luar negeri pada 2018.

Savills mengutipnya dari data Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata China. Jumlah tersebut merupakan 15 kali lipat dari 2000. Ini artinya dalam 18 tahun, jumlah pelancong dari China tumbuh 15 kali lipat. Bahkan, sepertinya jumlah ini tidak akan menurun.

Tourism Economics yang berkantor pusat di London, Inggris memprediksikan bahwa satu dari tujuh wisatawan yang berkunjung ke 300 kota dunia pada 2025 mendatang berasal dari China.

Baca juga: Destinasi Wisata Apa yang Ada di Ibu Kota Baru Indonesia?

Tidak hanya itu, saat ini masyarakat China juga menjadi konsumen paling besar dalam menghabiskan uang untuk membeli barang-barang mewah.

Situs berita online Kompas.com mengutip data dari laman Sekretariat Kabinet setkab.go.id bahwa dalam periode Januari-Juni 2019, ada 7,8 juta wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. China menempati posisi kedua dengan 13,43 persen atau 1,05 juta kunjungan.

Peluang Bisnis Properti Sebagai Kota Tujuan Wisata

Jakarta masih menjadi ibu kota Indonesia. Tentunya Jakarta masih menjadi tujuan wisata dan juga bisnis dari seluruh dunia.

Denpasar yang merupakan ibu kota provinsi Bali menjadi tujuan wisata nomor satu di Indonesia. Wisatawan asing biasanya mengunjungi Bali dibandingkan daerah lainnya.

Batam lebih dikenal sebagai kota industri. Orang yang berkunjung biasanya didominasi mereka yang berasal dari negara tetangga, Malaysia dan Singapura.

Baca juga: Manfaatkan Sisa Waktu Mudik Sambil Wisata Kuliner Sepanjang Pantura

Peluang bisnis properti di kota tujuan wisata tentunya beragam mulai dari tempat menginap dan juga area komersial. Investor bisa menyewakan rumah, apartemen, kondotel, hingga vila. Turis tidak hanya menginap di hotel, tetapi juga menyukai tinggal di rumah, apartemen, kondotel, dan vila.

Sementara untuk area komersial bisa berupa ruko atau rumah toko dan kios. Bisnis kuliner dan oleh-oleh biasanya berkembang pesat.

Bagikan: 1484 kali