OK

Ionia yang Nyaman dan Senang Tinggal di Apartemen (6)

19 Juli 2022 · 2 min read · by Dyah Saraswati

Seorang penghuni Apartemen ARA Center, tengah menikmati suasana sore di "swimming pool area". Meski tergolong hunian dengan harga ekonomis, apartemen ini dilengkapi beragam fasilitas mewah.

Seorang penghuni Apartemen ARA Center, tengah menikmati suasana sore di “swimming pool area”. Meski tergolong hunian dengan harga ekonomis, apartemen ini dilengkapi beragam fasilitas mewah. (Foto: Jhony Hutapea)

Apartemen murah alias berharga terjangkau di kawasan pendidikan kini kian marak kehadirannya. Apartemen jenis ini utamanya ditujukan untuk para mahasiswa.

Adalah Ionia Taufik (23 tahun), yang tinggal di apartemen mahasiswa di kawasan Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Ionia menuturkan, salah satu alasan dia tinggal di apartemen tersebut karena sistem pembayaran sewanya bisa per bulan.

“Sebelum aku sewa apartemen, aku juga sempet ngekos selama empat tahun. Nah, saat itu time schedule cuma empat bulan untuk menyelesaikan skripsi. Jadi, cari yang sewanya bulanan dan dapetnya yang paling cocok ya apartemen,” tuturnya.

Menurutnya, harga sewa untuk apartemen mahasiswa cukup terjangkau. Hanya saja, biaya perawatan apartemennya yang bisa dibilang mahal.

Meski mengatakan biaya perawatannya mahal, tapi Ionia berpendapat masih jauh lebih murah dibanding dengan tinggal di apartemen kota besar. Pertimbangan lainnya, sang pemilik menyewakan unitnya secara full furnished, jadi dia gak repot lagi memikirkan perabot.

Baca juga: Apartemen Murah tapi Gak Murahan Lho…! (1)

Uniknya, apartemen yang dihuninya terletak di Jatinangor yang notabene merupakan sebuah kecamatan penyangga Kota Bandung. Tepatnya berada di Kabupaten Sumedang, jauh dari pusat kota.

Meski tergolong daerah pinggiran kota, di Jatinangor terdapat banyak kampus perguruan tinggi. Sebut saja ITB, UNPAD, STPDN, dan swasta. Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi investasi properti di daerah tersebut.

Ionia juga memilih apartemen yang dihuninya sekarang dengan pertimbangan dekat kampusnya. Dia justru tak butuh apartemen yang berlokasi di tengah kota.

Menurut pengamatan Ionia, beberapa pemilik apartemen yang dihuninya memang cenderung menyewakannya ketimbang menghuninya sendiri.

“Ada juga sih orang tua yang sengaja membeli unit apartemen di sini untuk dihuni anaknya selama kuliah. Setelah anaknya lulus kuliah, nantinya unit apartemennya disewakan atau dijual lagi,” kata Ionia.

Sepanjang pengalaman pribadinya jadi penghuni apartemen, Ionia menangkap bahwa penghuni apartemen cenderung individualis. Bahkan, Ionia tidak mengenal tetangga-tetangga di sekitar apartemennya. Meski begitu, selama tinggal di apartemen, Ionia merasa nyaman dan senang. (Wit)


Tag: , , , , , ,