ist-gading serpong Properti di Gading Serpong. Foto: Rumah123/Ist

Harga properti di Serang saat ini sudah sedemikian mahal. Dibandingkan dengan Cibubur, misalnya, harga properti Serpong dua kali lipat lebih mahal. Begitu pula dengan harga properti di Bekasi, saat ini kalah dengan Serpong. Padahal, Bekasi lebih dulu dikembangkan, sekitar 1990-an.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Direktur Paramount Land, Ervan Adi Nugroho, seperti dikutip dari Kompas.com. Dalam hitungan mereka, kenaikan per tahun harga properti Serpong bisa 13-15 persen.

Selama kurun waktu 2011 hingga 2014, wilayah Serpong, khususnya Gading Serpong, diklaim mencatat kenaikan harga properti tertinggi dibanding daerah penyangga Jakarta lainnya.

Baca juga: Ada Rumah Harga Terjangkau di Serpong dengan KPR Ringan, Beli Yuk!

"Ada di titik tertentu di Serpong yang bahkan kenaikannya 80 persen pada 2012," kata pengamat properti dari Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda.

Menurutnya, meski pasar properti Serpong di beberapa area sudah jenuh, tapi pada 2012-2013 kenaikan harganya masih lebih tinggi dari daerah lain. Pertumbuhan harga di Serpong hanya sempat kalah dari Cikarang pada 2014.

Mengapa harga lahan di serpong terus meningkat? Menurut analisis Ali, harga lahan di Serpong terus naik karena wilayahnya yang sangat luas, dan masih banyak tanah-tanah yang kosong.

Baca juga: Tol Kunciran-Serpong Bikin Tangerang Semakin Jadi Kota yang Maju

"Harus dibedakan mana tanah kosong telantar dan produktif. Kalau di Gading Serpong ini, tanah kosong dan produktif," kata Ali.

Tanah-tanah kosong ini sudah diplot dan masuk dalam rencana jangka menengah sampai jangka panjang para pengembang.

Alasan lain, pengembang terus mempromosikan Serpong, sehingga mendorong kenaikan harga tanahnya.

Baca juga: Di Tangsel Masih Ada Apartemen Buat yang Bergaji Rp5 Jutaan

"Mungkin nanti naiknya tidak setinggi itu lagi, sampai 80 persen. Tapi, kalau ada amnesti pajak mungkin bisa tinggi lagi," kata Ali.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah menggenjot pembangunan infrastruktur, baik di barat maupun timur Jakarta. Di barat Jakarta, pemerintah mulai membangun Jalan Tol Serpong-Balaraja. Selain itu, pengembang juga terus membangun infrastruktur di dalam perumahan-perumahan Serpong.

Bagikan:
2032 kali